JOGJA - Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UII telah memberikan beasiswa kepada 10 siswa dari SMA UII Jogjakarta. Pemberian beasiswa ini berlangsung di Auditorium Lantai 3 Yayasan Badan Wakaf UII, Sabtu (8/11) sore.
Ketua Umum DPP IKA UII Ari Yusuf Amir menjelaskan, pemberian beasiswa kali ini memang secara khusus menyasar para siswa SMA UII Jogjakarta. Pihaknya ingin memberikan dukungan bagi para siswa-siswi UII yang ingin melanjutkan studi ke jenjang pendidikan S1, S2, dan S3.
"Ini sudah berjalan selama 10 tahun. Tadinya kami akan memberikan beasiswa kepada anak-anak yang alumni UII untuk S3, S2, dan S1. Nah, untuk sekarang kami tingkatkan untuk anak-anak SMA," ujarnya.
Menurut Ari, program beasiswa untuk siswa SMA ini baru kali pertama dilaksanakan. Beasiswa ini dimulai dari alokasi dana sebesar Rp 300 juta. Di mana IKA UII telah menyebarkan seruan ke seluruh Indonesia untuk mengajak para alumni dan pihak yang peduli untuk memberikan dukungan.
Beasiswa yang diberikan bukan hanya sekadar bantuan finansial saja. Melainkan inventasi dalam pembangunan karakter. Sebab, IKA UII sendiri memiliki harapan agar para siswa penerimaan beasiswa itu tidak hanya unggul secara akademik saja. Tapi juga bisa mengemban cita-cita luhur dari para pendiri UII yang juga merupakan pendiri bangsa Indonesia.
"Kami ingin adik-adik SMA UII ini mereka punya leadership, punya sikap kritis, sehingga nanti ketika masuk menjadi mahasiswa, mereka akan jauh lebih siap lagi," ungkap Ari.
Sementara itu Kepala Sekolah SMA UII Maman Surakhman menjelaskan, kriteria penerimaan beasiswa ini adalah para siswa yang memiliki prestasi unggul, baik di bidang akademik maupun non-akademik, termasuk keagamaan. Akan tetapi pihak sekolah secara khusus menekankan yang paling pantas mendapatkan beasiswa ini merupakan siswa yang berprestasi tapi dari keluarga kurang mampu.
"Itu kami prioritaskan ya. Yang jelas, sekolah akan berupaya mengoptimalkan prestasi yang sudah menjadi potensinya masing-masing," katanya. (ayu/laz)