RADAR JOGJA - Sebanyak 1.300 mantan pekerja PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) kini telah kembali bekerja setelah sebelumnya terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) massal akibat pailitnya perusahaan tekstil asal Sukoharjo tersebut.
Mereka terserap di sejumlah perusahaan baru, termasuk PT Citra Busana Sejahtera yang mulai beroperasi di gedung eks Sritex sejak Mei 2025.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah mencatat, dari total 11.025 pekerja yang terkena PHK, sekitar 1.000 hingga 1.300 orang telah mendapatkan pekerjaan baru.
Mayoritas bekerja di PT Citra Busana Sejahtera, sementara sebagian lainnya diterima di perusahaan sekitar Sukoharjo dan wilayah Jawa Tengah.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Disnakertrans Sukoharjo terus melakukan pendataan terhadap para mantan pekerja untuk memastikan pemenuhan hak-hak mereka, termasuk pesangon dan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2025.
Selain itu, pemerintah juga memantau pilihan para eks pekerja, apakah ingin kembali bekerja, berwirausaha, atau mengikuti pelatihan keterampilan.
Untuk mendukung proses adaptasi pasca-pailit, pemerintah menyediakan platform Ayo Kerjo yang berisi informasi lowongan kerja dan pelatihan dari Balai Latihan Kerja (BLK) tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat.
Pelatihan di BLK tersedia secara gratis dengan beragam jurusan serta program magang yang melibatkan perusahaan dan industri.
Disnakertrans juga rutin menggelar job fair guna memperluas kesempatan kerja bagi para pencari kerja.
Pemulihan pasca-pailit Sritex menunjukkan tren positif dengan terserapnya ribuan tenaga kerja ke berbagai perusahaan.
Langkah pemerintah daerah dalam membuka akses kerja, menyediakan pelatihan, dan mengawal hak-hak pekerja menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi lokal dan menjaga kesejahteraan tenaga kerja di Jawa Tengah. (Silvia Oktaviani)
Editor : Meitika Candra Lantiva