Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Polsek Kotagede Jogja Pertemukan Kembali Sukinem dengan Anggota Keluarganya setelah Tujuh Tahun Dianggap Hilang

Adib Lazwar Irkhami • Jumat, 17 Oktober 2025 | 01:57 WIB
HARU: Suasana saat Sukinem, warga Wonogiri, Jawa Tengah, dipertemukan kembali dengan keluarganya setelah tujuh tahun berpisah pada Rabu (15/10).
HARU: Suasana saat Sukinem, warga Wonogiri, Jawa Tengah, dipertemukan kembali dengan keluarganya setelah tujuh tahun berpisah pada Rabu (15/10).

JOGJA - Polsek Kotagede Jogja berhasil menjadi jembatan pertemuan kembali bagi Sukinem. Seorang perempuan asal Wonogiri, Jawa Tengah dengan keluarganya setelah berpisah selama tujuh tahun.

Momen mengharukan dipertemukannya kembali anggota keluarga itu bermula dari kegiatan bakti sosial (baksos). Dipimpin oleh anggota Polsek Kotagede Ipda Ali Nur Suwandi, Selasa (14/10).

Kapolsek Kotagede AKP Sutarto mengatakan, baksos itu digelar pada area permukiman padat penduduk dan rumah tidak layak huni di wilayah Gedongkuning. Kegiatan itu berupa penyaluran bantuan sosial kepada warga kurang mampu, termasuk Sukinem.

Adapun Sukinem diketahui selama ini hidup sederhana dan bekerja sebagai perawat orang sakit di sekitar tempat tinggalnya. Kegiatan baksos itu lalu diunggah di akun Instagram Polsek Kotagede.

Tak disangka, unggahan itu dilihat oleh keluarga Sukinem di Wonogiri. Sehingga segera mengenali wajah Sukinem sebagai anggota keluarga yang telah hilang. Keluarga Sukinem lantas menghubungi kepolisian dan Polsek Kotagede memfasilitasi pertemuan mereka, Rabu (15/10).

Pertemuan antara Sukinem dan keluarganya berlangsung penuh haru. Serta diiringi tangis bahagia dan rasa syukur atas bersatunya kembali mereka setelah sekian lama berpisah.

“Kami bersyukur melalui kegiatan sederhana ini dapat mempertemukan kembali keluarga yang telah lama terpisah,” ujar AKP Sutarto saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon, kemarin (16/10).

Menurut keterangan keluarga, kata Sutarto, Sukinem mengalami kendala buta huruf. Sehingga menyebabkan wanita itu kesulitan pulang setelah merantau ke Jogjakarta untuk bekerja.

Selama bertahun-tahun pihak keluarga diketahui telah berupaya mencari keberadaan Sukinem namun tanpa hasil. Bahkan sempat menduga wanita itu telah meninggal dunia.

Sutarto menegaskan, kegiatan sosial serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya mendekatkan Polri dengan masyarakat. Sekaligus memupuk semangat kebersamaan dan solidaritas di tengah warga.

“Kegiatan sosial yang kami lakukan tidak hanya sebatas menyalurkan bantuan, tetapi juga bentuk kepedulian dan empati terhadap sesama,” tandas Sutarto. (inu/laz)

Editor : Herpri Kartun
#baksos #polsek kotagede #Bantuan Sosial #polri #buta huruf #Jogja