RADAR JOGJA - Spot foto bunga bougenville di Jalan Kranggan, Yogyakarta, yang sempat viral di media sosial kini telah ditebang.
Pohon bunga berwarna ungu cerah yang menjuntai di atas tembok rumah warga itu sebelumnya menjadi buruan wisatawan maupun konten kreator untuk berfoto.
Namun, popularitas lokasi tersebut justru menimbulkan keresahan bagi pemilik rumah dan warga sekitar.
Kerumunan pengunjung yang datang hingga larut malam membuat lingkungan menjadi ramai dan bising.
Bahkan, tidak sedikit pengunjung yang parkir sembarangan di depan rumah warga.
Salah satu warganet dengan akun @menikghyta yang mengaku sebagai teman pemilik rumah menyebutkan keresahan tersebut wajar.
"Aku pas itu pernah ke situ jam 2-an pagi, masih banyak orang foto-foto dan lumayan berisik. Aku pun kalau jadi pemilik rumah pasti muak. Katanya, banyak juga yang parkir sembarangan dan itu mengganggu pemilik rumah", tulisnya.
Hal serupa juga diungkapkan akun @shellynee99, yang turut memahami kondisi pemilik rumah.
"Kalau aku jadi pemilik rumah pasti juga risih. Rumahku samping supermarket, sering orang parkir sembarangan di depan pager rumah. Ganggu banget, sering aku marahin sih", tulisnya.
Pihak keluarga pemilik rumah pun akhirnya memilih untuk menebang pohon bunga tersebut sekaligus memasang spanduk larangan berkerumun.
Dalam spanduk berwarna kuning mencolok yang terpasang di lokasi, tertulis imbauan: “Dilarang berkumpul, bergerombol, melakukan kegiatan meresahkan, mengganggu ketertiban umum. Jaga ketertiban!!!”
Meski banyak netizen menyayangkan keputusan ini karena bunga tersebut menjadi spot foto ikonik di Jogja, sebagian warga menilai langkah tersebut perlu dilakukan demi kenyamanan penghuni rumah dan lingkungan sekitar. (Silvia Oktaviani)
Editor : Meitika Candra Lantiva