JOGJA - Program vaksinasi rabies gratis di Kota Jogja baru berjalan sepekan. Kendati begitu, capaiannya cukup tinggi. Mencapai 35 persen.
”Targetnya 2.500 ekor hewan. Hingga sekarang, sudah 867 dosis vaksin yang kami berikan,” jelas Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja Sri Panggarti melalui sambungan telepon, kemarin (8/9).
Dari ratusan dosis itu, Panggarti merinci, 679 di antaranya untuk kucing. Disusul 184 ekor anjing, dan empat ekor kera.
Menurutnya, program ini berjalan mulai tanggal 1 hingga 30 September. Sasarannya, kucing, anjing, dan kera.
”Untuk kegiatan vaksinasi semua berjalan lancar, tidak ada kendala,” ujarnya.
Sebenarnya, Panggarti menegaskan, DPP menyediakan 3.000 dosis vaksin. Karena itu, dia berharap masyarakat yang memiliki hewan peliharaan segera mendaftar.
Bagaimana syaratnya? Panggarti menjelaskan, persyaratan yang harus dipenuhi bagi warga ber-KTP Kota Jogja dengan menyertakan fotokopi identitas. Sementara bagi KTP luar Kota Jogja wajib menyertakan surat pernyataan tinggal dari pengurus RT/RW setempat.
Syarat untuk hewan peliharaan, kata Panggarti, wajib berusia minimal empat bulan dan tidak dalam kondisi hamil atau menyusui. Selain itu, juga sudah diberi obat cacing minimal satu minggu atau maksimal tiga bulan sebelum divaksin.
“Ketika melakukan vaksinasi juga wajib membawa buku kesehatan hewan,” pesannya.
Selain menyasar hewan berpemilik. DPP Kota Jogja juga melakukan vaksinasi terhadap hewan liar. Upayanya dengan menggandeng komunitas pecinta hewan.
Panggarti menyebut, program vaksinasi hewan liar biasanya menyasar hewan jenis kucing dan anjing. Khususnya yang berada kerap di pusat aktivitas masyarakat seperti di pasar rakyat.
“Kami gandeng komunitas karena jika dilakukan dinas sendiri kerepotan,” katanya.
Dikonfirmasi terpisah, Sudaryanti, salah satu pemilik kucing menyambut baik kegiatan vaksinasi gratis tersebut. Sebab, dengan hewan peliharaan yang sudah tervaksin, tidak perlu khawatir lagi dengan penyebaran penyakit rabies.
“Harapannya, kegiatan vaksinasi gratis ini bisa rutin dilaksanakan setiap tahun,” kata warga Kemantren Wirobrajan ini. (inu/zam)
Editor : Herpri Kartun