Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Momen Libur Panjang Maulid Nabi Jadi Peluang Peningkatan Wisatawan, PHRI DIY: Okupansi Sentuh 45 Persen

Iwan Nurwanto • Rabu, 3 September 2025 | 12:00 WIB

CIRI KHAS: Wisatawan menaiki andong dan becak motor saat melintas di seputaran kawasan Alun-Alun Utara, Jogja Selasa (5/8).
CIRI KHAS: Wisatawan menaiki andong dan becak motor saat melintas di seputaran kawasan Alun-Alun Utara, Jogja Selasa (5/8).

JOGJA - Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW bakal berlangsung dari tanggal 5-7 September 2025. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menilai periode tersebut bisa menjadi peluang peningkatan wisatawan.

Ketua PHRI DIY Dedy Pranowo Eryono mengatakan, meningkatnya kunjungan wisatawan sudah tampak dari okupansi atau tingkat keterisian kamar hotel. Misalnya dari 3 hingga 6 September 2025, okupansi sudah menyentuh angka 45 persen.

Baca Juga: 98 Pelajar Terlibat Kerusuhan di DPRD Kebumen Dikembalikan ke Orang Tua, Mayoritas Siswa SMP dan Hanya Ikut-ikutan

Dedy mengaku, sebelumnya PHRI DIY memang cukup pesimis dengan potensi peningkatan wisatawan. Khususnya selama momen libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW. Sebab situasi politik dan keamanan nasional yang tengah kurang baik 

Namun jika melihat demonstrasi di Yogyakarta yang berlangsung kondusif kemarin. Dedy optimistis kunjungan wisatawan tetap tinggi. Apalagi demonstrasi yang dilaksanakan juga dikemas dengan kegiatan budaya.

Baca Juga: JNE Rayakan Hari Pelanggan Dengan Program JLC Race 2025 Berhadiah Mobil Listrik

“Kemarin wisman dan wisnus juga ikut melihat dan banyak netizen di medsos memuji hal itu, bisa jadi daya tarik wisata,” ujar Dedy saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Selasa (2/9).

Secara terpisah, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengaku, telah menambah dua perjalanan kereta menyambut libur panjang Maulid Nabi Muhammad. Yakni kereta tujuan Yogyakarta-Gambir (PP) dan Solo Balapan-Pasar Senen (PP).

Baca Juga: Siapkan SDM Unggul, Polbangtan Kementan Latih Animal Welfare Officer

Feni menjelaskan, penambahan dua perjalanan kereta api itu tidak lain untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Terkhusus selama periode long weekend dari tanggal 4-7 September 2025.

“Kehadiran kereta tambahan ini diharapkan dapat memudahkan para calon penumpang,” tuturnya. (inu)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#KAI Daop 6 Yogyakarta #Yogyakarta #Kereta Api #Libur Panjang #DIY #tingkat keterisian kamar hotel #Kunjungan Wisatawan #Maulid nabi muhammad SAW #phri #okupansi #Wisatawan #Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia