Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menuju Dunia Kerja, Peserta Pelatihan BLKPP DIY Lanjut OJT, Dibekali Skill Praktis dan Penyusunan CV Profesional

Agung Dwi Prakoso • Rabu, 27 Agustus 2025 | 12:05 WIB

 

Focus Group Discussion (FGD) di Kantor BLKPP DIY, Selasa (26/8).
Focus Group Discussion (FGD) di Kantor BLKPP DIY, Selasa (26/8).
 

 

 

JOGJA - Kegiatan Institusional Pelatihan Berbasis Kompetensi yang diadakan Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas (BLKPP) DIY telah usai. Kini sebanyak 64 peserta pelatihan akan menjalani on the job training (OJT) untuk meningkatkan kualitas pelatihan dan daya saing tenaga kerja Indonesia di dunia kerja.

"Pelatihan terdiri dari program pengolahan roti dan pattiserie, barista, desain grafis muda dan otomasi listrik industri berbasis PLC," Kepala BLKPP DIJ Ariyanto Wibowo dalam acara focus group discussion (FGD) di Kantor BLKPP DIY, Selasa (26/8).

Tema yang diangkat dalam FGD tersebut yakni, Menciptakan Tenaga Kerja Unggul dan Kompeten melalui OJT. Hal itu sebagai implementasi Peraturan Gubernur DIY Nomor 92 Tahun 2018 berkaitan dengan fungsi BLKPP DIY sebagai penyelenggara pelatihan keterampilan tenaga kerja dan melakukan pemantauan serta evaluasi terhadap kegiatan pelatihan yang diselenggarakan.

"Pelatihan ini diharapkan tercipta pemahaman bersama mengenai pentingnya OJT sebagai bagian integral dari sistem pelatihan kerja, serta diperoleh masukan konstruktif," bebernya.

Maksud dari penyelenggaraan kegiatan FGD, pascapelatihan adalah sebagai wadah interaktif bagi peserta pelatihan kerja, instruktur, dan pihak industri untuk berdiskusi secara mendalam mengenai pelaksanaan OJT. "Meningkatkan pemahaman peserta pelatihan kerja tentang konsep, manfaat, dan mekanisme pelaksanaan OJT," jelasnya.

Beberapa narasumber juga merupakan perwakikan dari perusahaan atau industri yang nantinya akan menjadi tempat peserta melakukan OJT. Narasumber pertama dari Paguyuban Cetak Jogja (PCJ) Selamet Supriyadi, Dosen Teknik Elektro UNY Andik Asmara, Training Manager Hotel Tentrem Yogyakarta, Lenny Nur Fadilah dan Yayasan Plan Internasional Indonesia, Ganis Shibarani.

Dalam forum tersebut pemateri menjelaskan terkait tantangan dan solusi dalam pelaksanaan OJT. Narasumber dari Yayasan Plan Internasional Indonesia Ganis Shibarani mengatakan nantinya peserta pelatihan akan mendapatkan fasilitas monitoring dan pendampingan melalui grup WahtsApp.

Peserta bisa berkonsultasi melalui wadah tersebut selama OJT berlangsung. "Salah satu hal penting yang wajib dikuasai calon pekerja adalah pembuatan curiculum vitae (CV) atau biodata yang baik," ujarnya.

Baca Juga: Mobil Mewah Menjadi Sasaran Demonstran di Depan Gedung DPR, Diduga Milik Pejabat

CV yang baik, lanjutnya, memudahkan pemberi pekerjaan untuk menyeleksi keahlian dari pendaftar. Dalam sesi ini, pemateri menekankan pada pentingnya menyajikan skill pada CV secara spesifik untuk memudahkan rekruter dalam menyeleksi.

"CV itu seperti menu di rumah makan, kalau di rumah makan untuk menarik pembeli, kalau CV untuk menarik perusahaan," jelasnya. (oso/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#Kegiatan #BLKPP DIY #OJT #pembuatan CV #FGD #Ariyanto #Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas #institusional #gubernur diy #Wibowo