JOGJA - Kawasan sungai di Kota Jogja bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja. Program tersebut dilakukan bersamaan dengan normalisasi yang terlaksana bukan Agustus ini.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan, ada beberapa titik sungai yang memiliki potensi wisata. Misalnya di aliran Sungai Code yang melintas di atas Jembatan Gondolayu, Jetis.
Hasto menilai, lokasi tersebut memiliki potensi wisata karena pemandangannya. Kemudian di satu sisi juga berada di kawasan sumbu filosofi.
Baca Juga: Pencurian Sembako yang Sempat Viral di Bantul Terungkap, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara
“Untuk sungai yang berpotensi wisata ada di bawah Masjid Syuhada, itu kalau dibersihkan berpotensi memiliki view yang bagus,” ujar Hasto saat ditemui di Balai Kota Jogja, Senin (11/8/2025).
Mantan Bupati Kulonprogo periode 2011-2019 itu menyatakan, konsep pengembangan wisata sungai nantinya akan dilakukan bersama dengan normalisasi. Sehingga proyeknya dimulai maksimal akhir bulan ini.
Hasto mengungkapkan, konsep penataan kawasan sungai nantinya akan dibuat akses naik turun. Kemudian juga didukung fasilitas jalan bersambung antar sungai.
Baca Juga: Sugijanta, Tukang Asal Klaten yang Temukan Peluru Mortir di Sleman Saat Akan Tanam Pohon Tanjung
Selain itu, rumah-rumah di kawasan bantaran sungai juga akan ditata dengan konsep rumah menghadap sungai. Sehingga diharapkan tidak ada lagi aktivitas pembuangan sampah ke sungai.
Menurut dia, kehadiran jalan bersambung antar sungai itu juga akan memudahkan aksesibilitas masyarakat. Lalu disisi lain, juga bisa menjadi jalur wisata sungai di Kota Jogja.
“Jadi tepi sungai Winong, Code, dan Gajahwong harus nyambung, karena akses jalan itu penting,” jelas Hasto.
Baca Juga: Nabila Rafa Kader Tahfidz BAZNAS Kota Yogyakarta Raih Juara 1 MHQ Juz 30 di Ajang GAFESCO 2025
Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mendukung rencana normalisasi sungai yang dilakukan Pemkot Jogja. Sebah dia yakin dengan sungai yang mengalir bersih dan tertata akan membawa manfaat kepada masyarakat.
Oleh karena itu, Sultan berkomitmen membantu Pemkot Jogja untuk berkoordinasi dengan kabupaten Sleman dan Bantul. Sehingga daerah hulu dan hilir sungai itu bisa memiliki visi yang sama untuk menjaga kebersihan sungai.
“Kami membantu untuk melakukan koordinasi sama Sleman dan Bantul, sehingga kotornya (aliran sampah di sungai) Sleman tidak masuk ke kota,” kata Sultan saat mengunjungi Balai Kota Jogja beberapa waktu lalu. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin