Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Program Mas Jos Mulai Disosialisasikan, Kelurahan Muja Muju Bakal Terapkan 1.000 Nasabah Bank Sampah

Iwan Nurwanto • Rabu, 6 Agustus 2025 | 22:52 WIB
RESIDU: Suasana pengolahan sampah di TPST Sendangsari, Minggir
RESIDU: Suasana pengolahan sampah di TPST Sendangsari, Minggir

JOGJA - Program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas JOS) yang menjadi andalan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja untuk mengurangi produksi sampah mulai disosialisasikan.

Kelurahan Muja Muju, Umbulharjo diketahui sudah menyiapkan langkah konkret.

Ketua Forum Bank Sampah (FBS) Umbulharjo Agnes Eny mengatakan, wilayahnya sudah memiliki 18 bank sampah aktif.

Kehadiran bank sampah menurutnya cukup efektif untuk menekan produksi sampah anorganik.

Kemudian untuk mendukung program Mas JOS, pihaknya memiliki gerakan 1.000 nasabah bank sampah.

Program itu akan diterapkan di kelurahan Muja Muju.

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar bergabung menjadi nasabah bank sampah,” ujar Agnes disela sosialisasi Mas Jos yang diselenggarakan di Kelurahan Muja Muju, Selasa (5/8/2025) kemarin.

Selain lewat program itu, FBS Umbulharjo juga memiliki metode pengolahan lain. Misalnya dengan biopori, lodong sisa dapur (losida), dan ember tumpuk.

Agnes membeberkan, pihaknya sudah memiliki 678 unit Losida dan 80 unit ember tumpuk yang tersebar di lingkungan masyarakat.

Metode tersebut diklaim efektif untuk menekan limbah rumah tangga.

“Secara aktif kami memberikan edukasi lingkungan kepada masyarakat, terutama di tingkat RT dan RW," bebernya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pengawasan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja Supriyanto menyatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi di tingkat kelurahan.

Ada lima langkah penting yang disampaikan agar program Mas Jos berjalan optimal.

Meliputi pemilahan sampah sesuai jenisnya, memaksimalkan peran bank sampah untuk pengelolaan sampah anorganik.

Lalu mengolah sampah organik dengan metode ramah lingkungan.

Serta menghabiskan makanan agar tidak menimbulkan sisa dan terakhir menggunakan wadah berulang supaya dapat mengurangi ketergantungan wadah sekali pakai.

“Sosialisasi bertujuan untuk membangun kesadaran warga agar lebih aktif dalam memilah dan mengolah sampah dari sumbernya,” jelas Supriyanto. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Pengolahan Sampah #Mas JOS #Forum Bank Sampah Jogja #Pengolahan #Masyarakat Jogja Olah Sampah #forum bank sampah