Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pakai APBD Ribet, Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo Gandeng Kalangan Pengusaha Tuntaskan RTLH

Zakki Mubarok • Jumat, 1 Agustus 2025 | 04:50 WIB

 

SAH : Suasana penyerahan bantuan RTLH secara simbolis dari Pamella Swalayan kepada Pemkot Jogja pada Kamis (31/7/2025).
SAH : Suasana penyerahan bantuan RTLH secara simbolis dari Pamella Swalayan kepada Pemkot Jogja pada Kamis (31/7/2025).
 

JOGJA – Pemkot Jogja mulai menggandeng kalangan pengusaha untuk membantu penyelesaian masalah rumah tidak layak huni (RTLH). Sebab, jumlah RTLH yang harus tertangani dengan kemampuan APBD Kota Jogja tidak sebanding.

”Lewat upaya gotong royong seperti ini tentu cepat untuk penyelesaikan masalah RTLH,” jelas Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo saat ditemui di Kemantren Umbulharjo, Kamis (31/7).

Ya, Pemkot Jogja menggandeng beberapa perusahaan untuk penyelesaian 1549 RTLH. Salah satunya Pamella Swalayan. Perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan ini membantu memperbaiki 10 unit RTLH. Dengan total bantuan senilai Rp 200 juta.

Bekas bupati Kulon Progo ini menyadari peran kalangan pengusaha sangat penting. Setidaknya untuk akselerasi penyelesaian RTLH.

Menurutnya, alokasi anggaran untuk perbaikan RTLH dari APBD memang ada. Hanya, jumlahnya tidak begitu signifikan. 

”Kalau menggunakan anggaran pemerintah itu susah sekali keluarnya,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Noor Liesnani Pamella, pemilik Pamella Swalayan Noor Liesnani Pamella berkomitmen untuk membantu program pengentasan kemiskinan. Termasuk di antaranya perbaikan RTLH.

”Kami peduli terhadap isu kemiskinan dan pendidikan, sehingga akan bersedia membantu program-program seperti ini,” ujarnya.

Prayogi, salah satu penerima program mengatakan, program RTLH sangat membantu warga. Terutama warga yang berada di garis kemiskinan. Karena itu, warga Kampung Ponggalan, Giwangan, Umbulharjo, ini merasa lebih nyaman tinggal di rumah pascaperbaikan.

”Dulu, atapnya bocor, kemudian kamar mandi dan temboknya juga sudah rusak,” katanya. (inu/zam)

 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#masalah #Kota Jogja #rtlh #Pemkot Jogja #APBD #Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo #Rumah tidak layak huni (RTLH)