Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kota Jogja Jadi Tuan Rumah Rakernas JKPI 2205, Wali Kota Hasto Wardoyo Minta Jangan Nuthuk Parkir dan Kuliner

Iwan Nurwanto • Selasa, 29 Juli 2025 | 04:34 WIB

 

Suasana di seputaran kompleks Masjid Gedhe Mataram, Kotagede, Kota Jogja Senin (28/7). Kawasan cagar budaya Kotagede menjadi salah satu lokasi rangkaian acara Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI)
Suasana di seputaran kompleks Masjid Gedhe Mataram, Kotagede, Kota Jogja Senin (28/7). Kawasan cagar budaya Kotagede menjadi salah satu lokasi rangkaian acara Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI)
 

JOGJA - Kota Jogja didapuk sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2025. Kegiatan itu dijadwalkan terlaksana dari tanggal 5 hingga 9 Agustus 2025.

Direktur Eksekutif JKPI Asfarinal mengatakan, rakernas akan diikuti perwakilan dari 75 pemerintah daerah di Indonesia. Tiap perwakilan memiliki identitas dan ciri khas sebagai kota pusaka. Baik warisan benda maupun tak benda.

Dia menyebut, rakernas JKPI 2025 merupakan momen penting karena menjadi ruang membahas isu krusial terkait upaya pelestarian kota pusaka. Kemudian juga menjadi wadah evaluasi program dan menyusun arah strategis organisasi ke depannya.

“Rakernas juga menjadi ajang pengesahan anggota baru, laporan pertanggungjawaban organisasi, dan penentuan langkah-langkah kolaboratif tahun berikutnya,” ujar Asfarinal di Balai Kota Jogja, Senin (28/7).

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo berharap, lewat JKPI 2025 bisa semakin meneguhkan upaya pelestarian budaya di Kota Jogja. Sehingga kedepan budaya bisa menjadi daya tarik wisata baru dan meneguhkan Kota Jogja sebagai city of festival.

Hasto pun mengingatkan, agar selama diselenggarakannya JKPI 2025 masyarakat bisa menyambut baik tamu yang hadir. Upaya tersebut penting untuk menjaga citra Kota Jogja sebagai kota pariwisata dan budaya.

“Jangan sampai ada parkir nuthuk, jangan sampai jajan nuthuk, itu harapan saya,” kata Hasto.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja Yetti Martanti menyampaikan, ada beberapa kegiatan yang diselenggarakan sebelum Rakernas JKPI 2025. Rangkaiannya dimulai dari tanggal 30 Juli hingga 4 Agustus 2025.

Untuk kegiatan yang digelar seperti Festival Sastra Yogyakarta (FSY), Pasar Malam Indonesia, Indonesia Street Performance di sepanjang Jalan Malioboro. Lalu, juga Fun Bike and City Tour serta Ladies Program dan Masterclass.

“Untuk street performance menampilkan pertunjukan seni dari delegasi JKPI dan ribuan peserta lain,” beber Yetti. (inu/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#2025 #Kota Jogja #tuan rumah #jaringan kota pusaka indonesia #kota pusaka #pelestarian budaya #Rapat Kerja Nasional (Rakernas) #Nuthuk Tarif #Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo #jkpi #Dinas kebudayaan kota jogja #Parkir