Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Selamat, Tujuh Koperasi di Kota Jogja Ini Berpotensi Dapat Proyek Batik Segoro Amarto Reborn

Zakki Mubarok • Selasa, 15 Juli 2025 | 05:43 WIB

 

MOTIF BARU: Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo saat meluncurkan motif batik segoro amarto reborn di Pusat Desain Industri Nasional (PDIN) Yogyakarta, Kamis (22/5/2025)
MOTIF BARU: Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo saat meluncurkan motif batik segoro amarto reborn di Pusat Desain Industri Nasional (PDIN) Yogyakarta, Kamis (22/5/2025)
JOGJA - Kabar menggembirakan untuk koperasi di Kota Jogja. Pemkot Jogja berencana menunjuk enam Koperasi Merah Putih (KMP) menjadi produsen batik Segoro Amarto Reborn.

Kepala Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Jogja Tri Karyadi Riyanto Raharjo mengungkapkan, enam KMP yang masuk daftar sebagai produsen adalah Kelurahan Sosromenduran, Demangan, Patehan, Mantrijeron, Gunungketur, serta Ngampilan.

Enam koperasi ini dipilih lantaran KMP dengan potensi sentra batik.

”Kemudian, ada satu koperasi lagi di luar KMP. Yaitu, Koperasi Sati Batik,” jelas Totok, sapaan akrab Tri Karyadi Riyanto Raharjo, melalui sambungan telepon, Senin (14/7/2025).

Menurutnya, pemilihan koperasi sebagai kandidat produsen tidak serta-merta. Ada sejumlah pertimbangan.

Koperasi Sati Batik, misalnya, karena memiliki anggota dan pengurus yang menyebar di seluruh wilayah Kota Jogja. Keberadaan anggota koperasi inilah yang dibidik pemkot.

Sebab, anggota koperasi berasal dari warga miskin dan pengangguran. Ini selaras dengan misi produksi batik Segoro Amarto Reborn yang bertujuan mengatasi dua persoalan itu.

”Sehingga, benar-benar nanti kami perhatikan dan kami kurasi,” tegasnya.

Pertimbangan lain adalah koperasi kandidat produsen mampu memproduksi batik dalam skala besar.

Terkait teknis, kata Totok, koperasi akan diberikan master cap. Bahan seperti kain dan obat-obatan diwajibkan belanja dari koperasi lain.

Menurutnya, sistem penjualan antarkoperasi tersebut sah. Sebab, tiap koperasi memiliki modal usaha. Kerja sama antarkoperasi ini diharapkan memberdayakan banyak pihak.

”Produksi batik Segoro Amarto Reborn memang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lokal,” katanya.

Desain batik batik Segoro Amarto Reborn diluncurkan pada Mei lalu. Dalam desain batik tersebut ada beberapa unsur motif yang terkandung.

  Wali Kota JogjaHasto Wardoyo menyampaikan, motif batik Segoro Amarto Reborn akan digunakan sebagai seragam aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkot.

Juga, sebagai seragam sekolah untuk siswa SD hingga SMP.

“Koperasi Merah Putih bisa langsung berkarya dalam bentuk koperasi yang sifatnya bukan untuk sektor jasa, tetapi produksi real,” tambahnya. (inu/zam)

 

Editor : Herpri Kartun
#seragam #Segoro Amarto Reborn #Koperasi Sati Batik #Wali Kota Jogja #aparatur sipil negara #koperasi #Batik #ASN #Koperasi Merah Putih #Tri Karyadi Riyanto Raharjo #Hasto Wadoyo #Jogja