Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Buang Sampah di Sungai Kota Jogja Masih Marak, Pemkot Jogja Gelar Aksi Bersih-Bersih

Iwan Nurwanto • Minggu, 6 Juli 2025 | 18:46 WIB

 

NYEMPLUNG : Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo bersama dengan jajarannya saat melakukan aksi bersih sampah di aliran Sungai Code, Kampung Bintaran, Wirogunan, Mergangsan, Kota Jogja p
NYEMPLUNG : Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo bersama dengan jajarannya saat melakukan aksi bersih sampah di aliran Sungai Code, Kampung Bintaran, Wirogunan, Mergangsan, Kota Jogja p
JOGJA - Masih maraknya kebiasaan membuang sampah ke aliran sungai menjadi sorotan bagi kepala daerah di Kota Jogja.

Sehingga upaya pembersihan secara besar-besaran pun dilakukan pada Minggu (6/7/2025).

Itu juga menjadi rangkaian Hari Lingkungan Hidup yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja.

Aksi bersih-bersih sungai itu dilaksanakan pada 45 titik aliran sungai di Kota Jogja.

Kegiatannya dilakukan oleh pegawai Pemkot Jogja, baik itu ASN maupun non ASN. Serta turut diikuti oleh unsur masyarakat dan TNI/Polri.

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo berharap, aksi bersih sungai itu dapat menggugah kesadaran semua pihak untoknum-oknum yang selama ini masih sengaja membuang sampahnya ke sungai.

Hasto mengaku miris, pasalnya dalam aksi bersih sungai itu dirinya menemukan banyak sampah siap buang atau sengaja telah dibungkus plastik.

Selain itu juga ada pula limbah dapur dan jenis sampah sulit terolah seperti popok serta pembalut.

“Tujuan kegiatan ini untuk memberikan kritik, kalau bisa jangan buang sampah di sungai,” ujar Hasto seusai memungut sampah dari Sungai Code tepatnya yang mengalir di Kampung Bintaran, Wirogunan, kemantren Mergangsan.

Adapun sampah yang berhasil dibersihkan dalam kegiatan aksi bersih sungai itu juga akan langsung dioleh oleh pemerintah.

Yakni dengan memaksimalkan delapan unit mesin insinerator pada unit pengolahan sampah (UPS) milik Pemkot Joga.

Mantan Bupati Kulonprogo periode 2011-2019 itu menegaskan, kebiasaan membuang sampah ke sungai dapat berdampak buruk terhadap berbagai hal.

Sebab selain mengotori estetika sungai, pembuangan sampah rumah tangga seperti limbah dapur juga akan menjadi polutan sumber daya air.

Oleh karena itu, Hasto terus mendorong agar kebiasaan membuang sampah ke sungai bisa dihilangkan.

Seiring dengan ajakan tersebut, dia berkomitmen pemkot akan menyediakan infrastruktur pengelolaan sampah sungai. Sehingga tidak ada lagi pembuangan sembarangan.

“Ketika infrastrukturnya sudah siap, maka saya akan berikan sanksi bagi pembuang sampah sungai,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja Agus Tri Haryono mengungkapkan, 45 titik aksi bersih sungai tersebar pada tiga aliran sungai besar di Kota Jogja.

Meliputi Sungai Code sebanyak 15 titik, Sungai Gajahwong 15 titik, dan Sungai Winongo 15 titik dengan total peserta sebanyak 9.584 orang.

Agus menyampaikan, melalui kegiatan itu diharapkan menjadi langkah awal untuk mewujudkan program Jogja Bersih.

Serta dapat mengurangi jumlah sampah yang selama ini menyebabkan pencemaran air pada sungai-sungai di Kota Jogja.

“Semoga gerakan ini menjadi langkah nyata dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai,” katanya. (inu)

Editor : Bahana.
#Yogyakarta #Wali Kota Jogja #Pemkot Jogja #Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo #Jogja #Bersih Sungai