Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jogja Darurat Sampah! Ribuan Onthelis dan Onthelista Jogja Gelar Acara Sepeda dan Bersih-Bersih Sampah

Agung Dwi Prakoso • Minggu, 29 Juni 2025 | 20:38 WIB

Ganjar Pranowo dan para peserta Ngonthel Bung Karno sedang memungut sampah di Lapangan Minggiran, Mantrijeron, Jogja, Minggu (29/6).
Ganjar Pranowo dan para peserta Ngonthel Bung Karno sedang memungut sampah di Lapangan Minggiran, Mantrijeron, Jogja, Minggu (29/6).
JOGJA - Ribuan Onthelis dan Onthelista bersepeda bersama di acara Ngonthel Bung Karno di Lapangan Minggiran, Suryodiningratan, Mantrijeron, Jogja, Minggu (29/6).

Selain bersepeda, mereka juga melakukan aksi bersih-bersih sampah untuk menanamkan kesadaran terhadap lingkungan.

"Jogja kan darurat sampah, maka kami karena komunitas sepeda, menggunakan sarana sepeda untuk membantu memungut sampah," ujar Ketua Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sudarno disela acata Ngonthel Bung Karno, Minggu (29/6).

Acara tersebut baru digelar perdana, namun antusiasme para pesepeda untuk ikut serta dalam acara sangat tinggi. Salah satunya adalah Pembina KOSTI DIJ Ganjar Pranowo yang juga hadir bersepeda hingga ikut memunguti sampah.

"Acara sukarela tanpa membayar intine seneng," tuturnya.

Acara tersebut juga digelar bertepatan dengan Bulan Bung Karno, maka tema yang diangkat juga berkaitan dengan bapak Proklamator Indonesia itu.

Para peserta bersepeda dengan menggunakan pakaian-pakaian yang unik. Ada yang mengenakan seragam pejuang Indonesia tempo dulu, pakaian tentara, veteran pejuang hingga ada yang menyerupai baju Soekarno pada saat ia membacakan teks proklamasi bersama Mohammad Hatta.

"Sekitar 2000an pesertanya, itupun banyak yang belum ikut," terangnya.

Peserta dari Kosti DIY sendiri ada 35 komunitas sepeda. Kemudian ditambah berbagai komunitas yang berasal dari kuar daerah seperti Purworejo, Kebumen dan daerah lainnya.

Kebanyakan peserta merupakan onthelis dan onthelista yang usianya sudah menjelang senja.

Mereka adalah pecinta dan kolektor dari sepeda lawas jenis onthel.

"Setidaknya selain kami bersepeda, ada tindakan nyata dalam menjaga lingkungan dari sampah," tandasnya.

Pembina KOSTI DIY sekaligus Politisi yang hobi bersepeda, Ganjar Pranowo disela memunguti sampah mengatakan kegiatan memungut sampah secara gotong royong merupakan implementasi dari nilai Pancasila.

Terlebih agenda tersebut dilaksanakan sekalian untuk memperingati Buklan Bung Karno.

"Menjaga komitmen agar selalu menjaga kebersihan dan bisa memungut dan memilah sampah," ujarnya.

Ia menyadari bahwa apa yang mereka lakukan tidak berdampak secara signifikan dalam menanggulangi sampah di Kota Jogja.

Namun menurutnya hal besar dimulai melalui aksi-aksi kecil.

"Suoaya terbiasa dan tidak nyampah," tandasnya.

Banyaknya komunitas pesepeda dan komunitas-komunitas lainnya di DIJ dinilai dapat digerakkan untuk aksi peduli lingkungan.

Sebagai contoh, sebelum agenda ini, Walikota Jogja Hasto Wardoyo juga mengadakan aksi bersih ampah di Kali code dengan menggaet beberapa komunitas.

"Ada komunitas ibu-ibu itu malah pengen membuat kegiatan sendiri (aksi) membersihkan Jalan Ringroad, kami akan support," terangnya. (oso)

 

Editor : Bahana.
#Jogja darurat sampah #onthelis #ganjar pranowo #bersih sampah #Jogja