Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

BMKG Imbau Waspada Hujan dan Gelombang Tinggi di Pantai Selatan gegara Terdampak Aktivitas Siklon 92W

Iwan Nurwanto • Kamis, 12 Juni 2025 | 05:55 WIB
Warga melintas di dekat perahu nelayan yang bersandar di Pantai Congot, Kulon Progo, kemarin (12/12). Belasan nelayan setempat memilih menyandarkan perahu dan tidak melaut karena gelombang tinggi
Warga melintas di dekat perahu nelayan yang bersandar di Pantai Congot, Kulon Progo, kemarin (12/12). Belasan nelayan setempat memilih menyandarkan perahu dan tidak melaut karena gelombang tinggi

 

JOGJA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogjakarta meminta masyarakat agar waspada terhadap potensi gelombang tinggi. Sebab saat ini terpantau adanya aktivitas siklon 92 W yang cukup berpengaruh terhadap kondisi cuaca di wilayah Jogjakarta.

 

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Jogjakarta Warjono mengatakan, berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer, mengidentifikasi adanya bibit siklon 92 W  di barat perairan Filipina. Siklon tersebut menguat dan mengarah ke barat atau memasuki wilayah Vietnam.

 Baca Juga: Cukup Diatur dengan Perbup, DPRD Kebumen Coret Dua Raperda Terkait Satu Data dan SOTK

Warjono menyebut, aktivitas siklonik itu kemungkinan akan memperkuat pola angin timuran yang mempengaruhi kondisi musim kemarau di Pulau Jawa termasuk DIJ. “Selain itu juga berpeluang meningkatkan tinggi gelombang laut di perairan selatan,” ungkapnya, Rabu (11/6).

 

Dia juga meminta agar masyarakat waspada terhadap tingginya curah hujan. Sebab pantauan suhu muka laut dalam skala harian maupun mingguan di laut Jawa dan Samudera Hindia terpantau relatif hangat dengan kisaran suhu 28-30 derajat celcius.

 

Kemudian profil vertikal kelembaban udara wilayah DIJ juga terpantau pada ketinggian 1,5 hingga lima kilometer. Sehingga dapat memberikan peluang terjadinya hujan ringan pada beberapa wilayah DIJ.

“Kondisi ini mendukung peningkatan suplai uap air ke atmosfer sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan,” ujar Warjono.

 

Dia pun menyatakan, ada potensi cuaca berupa hujan ringan dan gelombang tinggi selama beberapa kedepan. Misalnya untuk Rabu (11/6) diprediksi hujan ringan di Kota Jogja, Sleman bagian utara, dan Kulonprogo bagian utara.

 

Serta tinggi gelombang laut antara 2,5 hingga empat meter. Lalu pada Kamis (12/6) berpotensi kondisi cuaca akan berawan dengan tinggi gelombang antara 1,25 hingga 2,5 meter.

Kemudian untuk Jumat (13/6) berpotensi hujan ringan di Bantul bagian selatan dan Gunungkidul bagian selatan dengan tinggi gelombang masuk kategori sedang.

“Sehingga kami meminta agar masyarakat selalu memperbaharui informasi cuaca dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait kebencanaan,” pesan Warjono.

 Baca Juga: Penyaluran BSU Terus Bergulir,  Sasar Pekerja Penerima Upah Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan. Disnaker: Kulon Progo Ada 10 Ribu Pekerja

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Jogja Darmanto meminta agar masyarakat menyiapkan langkah mitigasi. Sebab dengan kondisi yang masih sering turun hujan dapat meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi.

 

Dia berharap agar masyarakat yang tinggal di kawasan bantaran sungai lebih waspada. Sebab kondisi geografis Kota Jogja merupakan wilayah rawan longsor dan banjir karena dilintasi sungai-sungai besar.

“Sehingga penting melakukan langkah mitigasi secara mandiri di lingkungan tempat tinggal masing-masing," pesan Darmanto. (inu/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#siklon #BMKG Jogjakarta #Hujan #gelombang tinggi