Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Momentum Bangkitkan Semangat Melayani, Upacara HUT Pemkot Jogja ke-78 Tak Sekadar Seremonial  

Iwan Nurwanto • Rabu, 11 Juni 2025 | 03:02 WIB
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menyalami Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan didampingi Sekda Aman  Yuriadijaya
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menyalami Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan didampingi Sekda Aman Yuriadijaya

 

 

JOGJA – Pemkot Jogja kini telah menginjak usia ke-78 tahun. Upacara refleksi HUT Pemkot Jogja pun dilaksanakan pada Selasa (10/6) di Halaman Balai Kota Jogja.

Prosesi upacara diawali dengan kirab tombak Kyai Wijaya Mukti sebagai simbol pelayanan prima pemerintah kepada masyarakat. Kegiatan tersebut juga dibalut dengan nuansa penuh kebudayaan. Pegawai Pemkot Jogja yang menjadi peserta upacara juga tampak menggunakan pakaian adat. Selain itu juga diselenggarakan lomba nasi goreng.

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan, peringatan HUT Pemkot Jogja ke-78 pada tahun ini tidak mengusung konsep yang hanya seremonial. Namun juga wajib memiliki dampak kepada masyarakat.

Karena itu, dengan menggelar lomba memasak nasi goreng yang berjumlah 720 porsi pun dibagikan kepada masyarakat. Penyalurannya melalui program food bank atau Lumbung Mataraman yang dikelola oleh Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja.

“Jadi lomba menyiapkan bahan pangan ini akan disumbangkan ke food bank, sehingga ulang tahun ini tidak sekadar seremonial dan hura-hura saja,” ujar Hasto di sela upacara refleksi HUT Pemkot Jogja ke-78.

ASN di Pemkot Jogja mengikuti upacara HUT pemkot Jogja ke-78
ASN di Pemkot Jogja mengikuti upacara HUT pemkot Jogja ke-78

Hasto menegaskan, tema ‘Lebih Dekat Lebih Cepat Maju Melesat’ juga merupakan bentuk komitmen dari pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Oleh karena itu, dia mendorong agar ASN Pemkot Jogja untuk bisa membuat perubahan dan memiliki pola pikir yang revolusioner.

Mantan Kepala BKKBN itu menilai, makna lebih dekat adalah dengan tidak menjaga jarak atas setiap persoalan yang dialami oleh masyarakat.

Kemudian lebih cepat, dimaknai pemerintah harus bisa segera menindaklanjuti permasalahan di masyarakat dan cepat dalam pelayanan.

“Lalu makna maju melesat adalah merupakan buah dari kedekatan dan kecepatan yang sudah terbangun, agar bisa melebihi ekspektasi,” tegas Hasto.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Jogja Wisnu Sabdono Putro berharap, dengan bertambahnya usia Pemkot Jogja dapat semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sehingga kemajuan di berbagai sektor pemerintahan bisa segera terwujud. “Kami berkomitmen akan selalu mendukung berbagai program Pemkot Yogya, terutama terkait permasalahan sampah,” tegas Wisnu. (inu/pra)

Editor : Heru Pratomo
#seremonial #hasto wardoyo #HUT Pemkot Jogja #Pasukan Kuning #memasak #ASN #Tombak Kyai Wijaya Mukti #BKKBN #HUT