Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

BMKG Yogyakarta Ungkap Penyebab Cuaca Cepat Berubah, Pagi Panas-Sore Hujan

Iwan Nurwanto • Rabu, 4 Juni 2025 | 23:56 WIB
ilustrasi musim pancaroba
ilustrasi musim pancaroba

JOGJA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta meminta masyarakat waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang cepat. Misalnya dari cuaca panas di siang lalu berubah hujan di sore dalam hari yang sama. Sebab kondisi tersebut meningkatkan potensi berbagai bencana hidrometeorologi.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta Warjono mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan kondisi cuaca cepat berubah-ubah. Misalnya karena suhu muka laut dalam skala harian maupun mingguan terpantau relatif hangat. Yakni dengan kisaran suhu antara 28 hingga 30 derajat celcius.

Dia menyebut, kondisi suhu muka laut yang hangat itu terjadi di Laut Jawa dan Samudera Hindia selatan Jawa. Serta memiliki anomali perubahan suhu antara nol hingga satu derajat celcius.

Selain itu, BMKG Yogyakarta juga melihat kondisi angin di wilayah DIY berhembus dari timur - selatan. Serta juga mencatat kelembaban udara berada pada ketinggian antara satu hingga lima kilometer dengan tingkat kebasahan sebesar 50 - 90 persen.

“Kondisi ini mendukung peningkatan suplai uap air ke atmosfer, sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan,” ujar Warjono dalam keterangan tertulis yang diterima Radar Jogja, Rabu (4/6/2025).

Menurut dia, kondisi cuaca berubah-ubah juga akan terjadi pada beberapa wilayah dalam beberapa hari kedepan. Misalnya pada hari Kamis (5/6/2025) yang berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang di Sleman bagian utara dan Kulonprogo bagian utara.

Kemudian juga pada hari Jumat (6/6/2025) atau bertepatan dengan libur Hari Raya Idul Adha yang kondisi cuacanya berpotensi berupa hujan ringan hingga sedang di Sleman bagian utara dan Kulonprogo bagian utara. Serta pada Sabtu (7/6/2025) berupa hujan ringan di Sleman bagian utara dan Kulonprogo bagian utara.

Baca Juga: Kunjungan Wisatawan Masih Belum Merata, Pemkot Jogja Gali Ceruk Kota Jogja Sisi Selatan

“Kami minta masyarakat waspadai perubahan cuaca yang cepat, terutama saat pagi hingga siang hari yang panas dapat diikuti potensi hujan sedang-lebat pada sore atau malam hari,” pesan Warjono.

Seiring dengan masih seringnya terjadi kondisi cuaca berupa hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja juga meminta masyarakat untuk melakukan langkah mitigasi. Terlebih pada wilayah permukiman yang berada di kawasan bantaran sungai.

Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Jogja Darmanto menyampaikan, kondisi geografis Kota Jogja merupakan wilayah rawan longsor dan banjir. Sebab dilintasi sungai-sungai besar. Sehingga penting bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai meningkatkan kewaspadaan. 

“Penting juga melakukan langkah mitigasi secara mandiri di lingkungan tempat tinggal masing-masing," pesan Darmanto. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Kota Jogja #pancaroba #musim hujan #Cuaca Ekstrem #Pagi panas sore hujan #musim kemarau #cuaca ekstrim