Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kunjungan Wisatawan Masih Belum Merata, Pemkot Jogja Gali Ceruk Kota Jogja Sisi Selatan

Iwan Nurwanto • Rabu, 4 Juni 2025 | 23:06 WIB
BANGUNAN KHAS: Pengguna jalan melintas di dekat Babon Aniem kawasan Kotabaru, Kota Jogja, (7/6). Destinasi wisata Jogja tak hanya Malioboro saja. Namun masih banyak tempat lain yang bisa dikembangkan, salah satunya kawasan Kotabaru.(Guntur Aga Tirtana/RAD
BANGUNAN KHAS: Pengguna jalan melintas di dekat Babon Aniem kawasan Kotabaru, Kota Jogja, (7/6). Destinasi wisata Jogja tak hanya Malioboro saja. Namun masih banyak tempat lain yang bisa dikembangkan, salah satunya kawasan Kotabaru.(Guntur Aga Tirtana/RAD

JOGJA - Upaya pemerataan wisatawan di Kota Jogja masih terus diupayakan oleh pemerintah kota (Pemkot) Jogja. Optimalisasi Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG) dan pengembangan kawasan Kotagede pun bakal dilakukan agar menghidupkan Kota Jogja di sisi selatan.

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan, sampai saat ini wisatawan yang datang ke Kota Jogja masih terpusat di pusat kota seperti Malioboro. Maka dari itu, pemerataan wisatawan sudah saatnya harus dilakukan. Agar, keuntungan yang didapat dari sektor pariwisata bisa dirasakan oleh masyarakat di semua sisi Kota Jogja.

Hasto menilai, kunjungan wisatawan yang selama ini hanya terpusat di Malioboro tidak dipungkiri dapat menimbulkan konflik. Sebab masyarakat dan pelaku usaha akan berebut ceruk pendapatan pada satu titik. Padahal kondisi di Kota Jogja masih banyak ceruk-ceruk wisata yang dapat dimaksimalkan.

Oleh karenanya, mantan Bupati Kulonprogo periode 2011-2019 itu akan mengembangkan TBEG dan kawasan kota lama Kotagede sebagai destinasi favorit di Kota Jogja. Sehingga wisatawan yang berkunjung ke Kota Jogja pun bisa terpecah dan tidak terpusat hanya pada satu lokasi saja.

“Selama ini wisatawan hanya berduyun-duyun datang ke Malioboro saja dan pada akhirnya macet, pedagang dan parkir juga hanya di sana saja saling berebut,” ujar Hasto di sela kegiatan peresmian Kantor Cabang Baru BPD DIY Kotagede, Rabu (4/6/2025).

Guna menciptakan ekosistem wisata di Kota Jogja sisi selatan yang baik, Hasto mengaku sudah menyiapkan beberapa skema penataan. Misalnya dengan menjadikan Terminal Giwangan sebagai pusat parkir bus-bus besar. Lalu menyediakan fasilitas shuttle yang menjangkau destinasi wisata agar bus besar tidak masuk ke jalan kota.

Selain itu, pada beberapa titik destinasi wisata yang ada di sisi selatan Kota Jogja juga akan disediakan becak listrik sebagai moda transportasi wisatawan. Kemudian juga kawasan TBEG dan Kotagede akan diberi sentuhan kegiatan yang menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

Baca Juga: Tragis! Pria di Banyuwangi Dibunuh Akibat Komentar Tidak Pantas di Live TikTok

“Saya pengennya embung Giwangan setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu selalu ramai. Pagi ada semacam sunday morning kemudian malam night bazaar,” tegas Hasto.

Dorongan untuk peningkatan sisi selatan Kota Jogja juga datang dari Anggota Komisi B DPRD Kota Jogja Ipung Purwandari. Politisi PDI Perjuangan itu menyebut, pemerataan wisatawan penting agar pelaku usaha di wilayah lain bisa mendapatkan dampak dari banyaknya kunjungan wisatawan. 

Sebab menurutnya, selama ini destinasi wisata hanya selalu ramai di kawasan Gumaton. Sementara untuk destinasi wisata di sisi selatan dan utara Kota Jogja cenderung jarang terjamah oleh wisatawan dari berbagai daerah.

Upaya pemerataan wisatawan, kata Ipung, bisa dilakukan oleh pemkot dengan menggandeng penyedia jasa wisata seperti bus, travel agent, hingga tour guide. Pelaku-pelaku wisata seperti itu dapat didorong untuk membuat paket-paket wisata tambahan agar destinasi wisata lain bisa turut dikenal.

“Mungkin ada kewajiban agar bus-bus pariwisata itu bisa mengunjungi destinasi wisata di sisi utara dan selatan dulu sebelum menuju ke Malioboro,” sebut Ipung belum lama ini. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Kota Jogja #wisata jogja #tujuan wisata #Pemkot Jogja #pariwisata jogja