JOGJA - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah angkat bicara soal kejadian ledakan dan kebakaran di SPBU Jalan Letjen Suprapto, Gedongtengen, Kota Jogja. Penyebab kebakaran diduga karena ada percikan api saat perbaikan pada pompa tangki penampung bahan bakar minyak (BBM).
Area Manager Comm, Rel, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan mengatakan, ledakan dan kebakaran terjadi sekitar pukul 13.11. Di mana pada saat itu tengah dilakukan perbaikan dispenser pertalite oleh teknisi.
"Sedang dilakukan perbaikan dispenser Pertalite oleh teknisi. Dispenser itu stop operasi dan dalam proses diperbaiki," ujar Taufiq dalam keterangan tertulisnya Selasa (27/5).
Namun saat proses perbaikan oleh teknisi, muncul percikan api di pulau pompa itu. Sehingga memicu ledakan dan kebakaran yang menimbulkan delapan korban luka.
Menurut Taufiq, pascaterjadi kebakaran operator SPBU segera menghubungi pemadam kebakaran (damkar) Kemudian juga dilakukan upaya pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Kebakaran berhasil diredam oleh petugas damkar sekitar pukul 13.24.
Pasca kebakaran, kata Taufiq, SPBU itu berhenti beroperasi. Pihaknya juga telah menginstruksikan agar karyawan SPBU untuk melakukan pembersihan, perbaikan sarana dan fasilitas. Selain itu pengecekan fisik sebelum dapat beroperasional kembali. "Setelah dilakukan pengecekan, BBM pada tangki timbun SPBU dalam kondisi aman dan tidak terbakar,” terang Taufiq. (inu/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita