JOGJA - Ledakan dan kebakaran yang terjadi di SPBU Jalan Letjen Suprapto, Gedongtengen, tidak hanya menimbulkan korban luka karyawan dan konsumen. Sebagian kaca hotel dan gedung perkantoran yang berada di sekitar SPBU itu diketahui juga hancur akibat dampak ledakan.
Dari pantauan Radar Jogja, dampak ledakan menimpa Hotel Shafira yang berada tepat di sebelah barat SPBU. Sederet kaca depan atau pada bagian lobby hancur berkeping-keping. Pecahan kacanya pun berserakan di dalam maupun luar bangunan hotel.
Selain merusak kaca hotel, dampak ledakan juga terasa pada bangunan yang berada di sisi utara SPBU. Sebuah rumah sekaligus kantor notaris juga mengalami pecah kaca pada bagian kanan bangunan.
Seorang karyawan Hotel Shafira Suryanto mengatakan, ledakan SPBU terjadi sekitar pukul 13.00. Suara ledakan memang terdengar cukup keras dan membuat karyawan maupun tamu hotel kaget hingga berhamburan keluar.
Bahkan akibat suara ledakan yang cukup kencang, kaca di lantai satu dan dua hotel pecah berantakan. "Kebanyakan (kaca) yang rusak pada bagian bawah. Padahal kacanya cukup tebal,” ujar Suryanto saat ditemui Selasa (27/5).
Salah seorang warga Pringgokusuman Slamet Puji Lestari menambahkan, suara ledakan SPBU itu juga terdengar hingga ke dalam perkampungan. Warga yang berada di dalam kampung pun berhamburan keluar rumah.
Slamet mengaku, awalnya tidak mengira bahwa yang menimbulkan suara ledakan berasal dari SPBU. Dia justru menyangka suara ledakan berasal dari penampungan air hotel yang letaknya berdekatan dengan permukiman warga. "Ledakan pokoknya terjadi tiba-tiba. Warga kampung langsung berhamburan keluar," terangnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jogja Taokhid membeberkan, dalam upaya pemadaman api di SPBU itu pihaknya mengerahkan 15 personel. Selain itu dibantu relawan pemadam kebakaran 10 orang.
Menurut Taokhid, kronologi awal kebakaran bermula ketika karyawan SPBU selesai melakukan pengisian tangki penampungan BBM. Setelah itu, karyawan SPBU itu melayani pelanggan dan tiba-tiba terjadi ledakan dari tangki yang terletak di sisi timur.
"Setelah ledakan kemudian menyebabkan terjadinya kebakaran. Untuk saat ini sudah terkondisi," terangnya. (inu/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita