Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mirip, Tapi Tidak Sama Persis, Kepala SMPN 10 Kota Jogja Akui Guru Matematika Terlibat Pembuatan Soal ASPD, Namun Bantah Membocorkan

Iwan Nurwanto • Rabu, 7 Mei 2025 | 19:38 WIB
BANTAH: Kepala SMPN 10 Kota Jogja Edy Thomas Suharta saat ditemui Rabu (7/5/2025).
BANTAH: Kepala SMPN 10 Kota Jogja Edy Thomas Suharta saat ditemui Rabu (7/5/2025).

JOGJA - Pihak SMPN 10 Kota Jogja mulai angkat bicara soal dugaan kasus bocornya soal Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) mata pelajaran Matematika.

Pihak sekolah membantah keterlibatan tenaga pendidik dalam pembocoran soal.

Kepala SMPN 10 Kota Jogja Edy Thomas Suharta mengatakan, dugaan kasus bocornya soal ASPD untuk saat ini tengah ditelusuri oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY.

Sebab menurutnya, pembuatan soal ASPD menjadi kewenangan Pemerintah provinsi (Pemprov) DIY.

Thomas menyatakan, bahwa Disdikpora DIY kini sudah melakukan klarifikasi terkait dengan permasalahan tersebut.

Namun demikian pihaknya bersama dengan Disdikpora Kota Jogja juga sudah melakukan klarifikasi awal dan tidak menemukan indikasi guru SMPN 10 Kota Jogja terlibat pembocoran soal.

“Saya sudah berkoordinasi dengan kepala dinas untuk klarifikasi awal, dan tidak ada indikasi guru kami yang membocorkan,” ujar Thomas, Rabu (7/5/2025).

Meskipun membantah keterlibatan guru dalam kebocoran soal ASPD, dia mengakui, ada satu guru mata pelajaran Matematika di SMPN 10 Kota Jogja yang terlibat dalam pembuatan soal ASPD.

Namun menurutnya guru tersebut sudah menjalani karantina.

Dia pun menyatakan, bahwa dirinya juga sudah melihat isi soal matematika yang bocor.

Thomas mengakui ada kemiripan antara soal ASPD dengan soal yang sudah beredar.

Namun tidak sama persis.

“Ada kemiripan, tapi tidak sama,” terangnya. 

Sementara itu, Koordinator Pengaduan Masyarakat dan Monitoring Peradilan Jogja Corruption Watch (JCW) Baharuddin Kamba mendesak agar kasus bocornya soal ASPD bisa diusut tuntas.

Pasalnya, pelanggaran tersebut akan sangat merugikan siswa di sekolah lain.

Kamba yang juga orang tua salah satu siswa ini juga mendorong agar pemerintah bisa membentuk tim independen.

Sehingga dugaan kecurangan dalam kebocoran soal matematika dalam ASPD pun dapat ditelusuri.

“Saya sebagai orang tua sangat berharap jika memang ada kecurangan, ASPD khusus mata pelajaran Matematika di SMP tersebut harus diulang."

"Serta dilakukan pengawasan secara ketat,” tegas Kamba. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#ASPD Bocor #mata pelajaran matematika #Soal ASPD Bocor #SMPN 10 Yogyakarta #Dugaan kebocoran soal ASPD #Dugaan kebocoran soal ASPD di Jogja