JOGJA - Rotasi pejabat eselon dua Pemprov DIY akhirnya benar-benar direalisasikan. Jumlah pejabat yang digeser ada tiga orang. Nama-nama berikut jabatan yang ditempati 100 persen persis seperti bocoran yang sudah ditulis Radar Jogja edisi Sabtu (19/4/2025).
"Pergeseran ini dalam rangka regenerasi. Jadi hal biasa, tidak ada sesuatu yabg lalu mengakibatkan pergeseran ini menjadi catatan. Semuanya baik untuk karir beliau-beliau yang dilantik," ujar Sekretaris Provinsi (Sekprov) DIY Beny Suharsono saat ditemui usai acara pelantikan di kompleks Kepatihan, Senin (21/4/2025).
Mereka yang digeser meliputi Amin Purwani, Christina Erni Widyastuti dan Hary Setiawan.
Amin sebelumnya menjabat kepala badan kepegawaian daerah (BKD) kini bergeser menjadi kepala badan pendidikan dan pelatihan (Diklat) menggantikan Erni. Selanjutnya, Erni pindah tugas menjadi kepala dinas perhubungan.
Terakhir Hary yang sebelumnya menjabat kepala Biro Hukum Sekretariat Provinsi (Setprov) DIY promosi menjadi Kepala BKD.
"Ini dalam rangka penyegaran organisasi untuk bergerak dan tumbuh mengakselerasi tujuan organisasi, tiga-tiganya catatan baik, tidak ada catatan negatif," tuturnya.
Tak seperti biasanya yang diadakan di Bangsal Kepatihan, pelantikan pejabat kali ini dilaksanakan di ruang tertutup Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Jogja. Ketiga pejabat dilantik langsung oleh Gubernur DIY Hamengku Buwono X.
"Tidak ada alasan (khusus), Bangsal Kepatihan maupun Gedhong Pracimasana adalah tempat umum," bebernya.
Menurutnya prosesi sesuai dengan pelantikan pejabat pada umumnya. HB X melaksanakan fungsi sebagai pejabat tertinggi pimpinan pemerintah daerah telah melaksanakan pengambilan sumpah berkaitan dengan pelantikan tersebut.
"Tidak perlu dipermasalahkan itu menurut saya," tegasnya.
Saat ditanyai mengenai persiapan pembentukan panitia seleksi (pansel) Sekprov, dia irit bicara. Pansel tersebut untuk mempersiapkan seleksi Sekprov yang akan segera ditinggalkan Beny per 1 Juni 2025.
"Loh Sekprov-nya masih ada e, bahasaku tak leremke sik (saya redamkan dulu)," kelakarnya sambil berangsur meninggalkan rombongan awak media. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin