JOGJA - Sebanyak 4.000 hingga 5.000 jemaat diprediksi akan menjalani ibadah Misa Paskah di Gereja Santo Antonius Padua, Kotabaru, Jogja.
Panitia mengimbau agar jemaah yang hadir tidak membawa ransel atau tas besar.
"Seandainya memang membawa, nanti ada pemeriksaan (ketat) di dua pintu utama gereja," ujar Ketua Panitia Paskah 2025 Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru Iing saat ditemui di kompleks Gereja Kotabaru, Kamis (17/4/2025).
Perayaan Paskah di gereja tersebut beraifat terbuka yang menampung jemaah dari berbagai daerah.
Maka dari itu, dari pihak panitia memprediksi ada sekitar 4.000-5.000 jemaat yang akan hadir.
"Tahun kemarin (2024) rata-rata juga segitu," tuturnya.
Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan dalam beribadah, panitia dibantu jajaran Brimob DIY dan Polsek Gondokusuman dalam proses sterilisasi lingkungan gereja.
Pada saat hari H, petugas akan berjaga di pintu masuk gereja untuk melakukan pengamanan.
"Biasanya orang melihat perayaan natal lebih besar daripada paskah. Padahal yang terjadi di Gereja biasanya paskah merupakan perayaan yang jauh lebih besar daripada natal," jelasnya.
Rangkaian kegiatan ibadah di gereja tersebut sudah dimulai sejak hari Minggu lalu yakni Minggu Palma.
Kemudian Rabu Abu, Kamis Putih, Jumat Agung, Vigili Paskah, dan berakhir di Minggu Paskah.
Tenda dan kursi tambahan disiapkan untuk mengantisipasi jamaah yang datang membeludak.
Tenda luar juga bertujuan untuk mengantisipasi hujan.
"Kami sewa 1.050 kursi tambahan," terangnya.
Terpisah, Pejabat Sementara Kanit Gegana Brimob Polda DIY Iptu Maryono mengatakan sterilisasi berjalan lancar.
Ia meyakinkan bahwa jemaat yang melaksanakan ibadah di dalam, luar ataupun sekitar gereja bisa nyaman.
"Yang melaksanakan ibadah bisa ayem tentrem," ujarnya.
Alat yang digunakan untuk sterilisasi salah satunya riideye X untuk mendeteksi radio aktif dan robot pendukung lainnya.
Personel yang dikerahkan dalam agenda sterilisasi ada enam orang.
"Kota Jogja ada enam gereja yang disterilisasi dan Bantul dua gereja," tuturnya.
Enam gereja tersebut, Gereja Baciro, Kotabaru, Jetis, Gondomanan, Mergangsan dan Matrijeron.
Dua di Bantul ada Gereja Kludran dan Pringgolayan.
"Barang mencurigakan tidak ditemukan," bebernya. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin