Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Nasib Pedagang TKP ABA Belum Jelas, HB X: Yang Suruh Masuk Sopo? Itu kan Hanya untuk Parkir, Bukan untuk Pedagang

Agung Dwi Prakoso • Selasa, 15 April 2025 | 22:20 WIB
Gubernur DIY Hamengku Buwono X.
Gubernur DIY Hamengku Buwono X.

JOGJA - Pedagang pedagang di Tempat Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali (ABA) masih belum jelas karena tempat relokasinya belum ditentukan. Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Hamengku Buwono (HB X) mempertanyakan dalang di balik masuknya pedagang di lokasi yang notabennya diperuntukkan sebagai lahan parkir tersebut. 

Nasib para Jukir TKP ABA setidaknya sudah menemui titik terang. Sebab, orang nomor satu di DIY telah mempersiapkan pemindahan mereka ke kantong-kantong parkir lainnya. Sebaliknya, di TKP ABA masih terdapat penghuni yakni para pedagang yang belum jelas disebutkan akan digeser ke mana. Pemecahan solusi pemindahan pedagang, sampai saat ini masih dikoordinasikan terutama dengan pihak Pemkot Jogja. 

"Lha dulu yang masukkan siapa? Saya belum tahu, biar nanti pak Sekda (Beny Suharsono) yang rembugan sama Pemkot Jogja," terangnya. 

Menurutnya lahan TKP ABA difungsikan untuk parkiran, bukan aktivitas perdagangan. Ia bahkan tidak mengetahui siapa yang memasukkan pedagang di lokasi tersebut. 

"Yang suruh masuk sopo? Itu kan hanya untuk parkir, bukan untuk pedagang," jelasnya. 

Ia menilai permasalahan TKP ABA akan sulit untuk diselesaikan apabila dari awal sudah keluar dari peruntukannya. Faktanya, lahan tersebut digunakan untuk parkir namun banyak orang yang masuk untuk berdagang. 

"Kan akhirnya (yang memasukkan) tidak bertanggung jawab. Tapi saya yang disuruh tanggung jawab kon golekne gawean. Nyarikan tempat," terangnya. 

Pihaknya akan melakukan koordinasi lanjut untuk memecahkan masalah tersebut dengan pihak Pemkot Jogja. Hal tersebut karena yang melakukan perawatan aset TKP ABA adalah pihak Pemkot Jogja. 

"Karena itu di-maintenance sama kota. Ya nanti kita cari pemecahan, tapi kami harus bicara sama kota," tandasnya. 

Pengelola TKP ABA Doni Rulianto membenarkan bahwa TKP ABA memang diperuntukkan sebagai lahan parkir. Berdasarkan informasi yang ia ketahui pedagang sudah ada di sana, karena ada tempat pengumpulan limbah basah dan kering sebagai fasilitas pendukung. 

"Seperti yang jualan itu kan ada limbah basah, masak-masakan sama limbah kering. Dari dulu waktu di (diurus) Pemkot pedagang ini memang sudah ada," ujarnya. 

Baca Juga: Satpol PP Kota Jogja Tangkap Tangan Lima Pembuang Sampah Liar, Belasan Melarikan Diri

Ia mengelola TKP ABA mulai tahun 2020. Pedagang tersebut sudah ada sejak ia mulai mengelola. Menurut informasi yang ia peroleh, pedagang kemungkinan akan dipindahkan ke Pasar Batikan, Umbulharjo, Jogja. 

"Kemarin saya kumpulkan, mereka sepakat menolak solusi sementara untuk dipindah ke Batikan. Alasannya karena tempatnya belum ada kejelasan," tuturnya. (oso)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Abu Bakar Ali #TKP ABA #parkir Abu Bakar Ali #Relokasi #Parkir ABA