Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ironis, Anak Diemong di Pinggir Rel Kereta, Pemkot Jogja Hanya Mampu Bangun Tiga Ruang Terbuka Hijau Publik Tahun 2025

Iwan Nurwanto • Senin, 14 April 2025 | 22:18 WIB
Pj Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto saat melakukan penanaman pohon yang diberikan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Semarang melalui program CSR di RTHP Jopbrapan, Rabu (18/9/2024).
Pj Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto saat melakukan penanaman pohon yang diberikan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Semarang melalui program CSR di RTHP Jopbrapan, Rabu (18/9/2024).

JOGJA - Rencana menambah titik Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) harus terkendala kebijakan efisiensi pemerintah pusat. Sehingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja pun hanya mampu membangun tiga titik RTHP 

Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau Publik DLH Kota Jogja Rina Aryati Nugraha mengatakan, kebijakan efisiensi memang cukup berpengaruh terhadap pembangunan RTHP. Lantaran pada tahun ini sejatinya pemkot berencana menambah lima titik RTHP.

Namun rencana tersebut harus gagal, karena dua proyek pembangunan RTHP terkendala kebijakan efisiensi. Sehingga pemerintah pun hanya mampu membangun tiga titik RTHP.

Adapun tiga titik RTHP yang akan dibangun meliputi RTHP Giwangan RW 11, Giwangan RW 07, Pakuncen RW 06. Sementara yang pembangunannya harus dibatalkan karena efisiensi berada di Prenggan Tegal Gendu RW 11 dan Prenggan RW 04.

“Sebelumnya ada lima titik RTHP yang dibangun pada tahun ini, namun terkena efisiensi dua titik,” ujar Rina saat dikonfirmasi, Senin (14/4/2025).

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menyampaikan, pembangunan RTHP memang menjadi salah satu konsen bagi pemkot. Sebab menurutnya, banyak dari masyarakat yang menginginkan ada ruang publik di wilayahnya.

Hasto menyebut, kehadiran RTHP memang dibutuhkan karena masyarakat ingin tempat untuk melakukan berbagai aktivitas. Misalnya seperti ruang untuk mengasuh anak atau sekedar menghabiskan waktu di sore hari.

Mantan Kepala BKKBN itu pun mengaku miris dengan masih sedikitnya RTHP di Kota Jogja. Bahkan karena kondisi itu, banyak orang tua dan anak-anak yang justru menggunakan tempat-tempat tidak semestinya. Misalnya seperti pinggir rel Stasiun Lempuyangan.

Oleh karena itu, Hasto berkomitmen untuk terus menambah RTHP di Kota Jogja selama lahannya tersedia. Apalagi, biaya untuk membangun RTHP juga tidak terlalu mahal jika dibandingkan dengan proyek pembangunan gedung.

“Di Stasiun Lempuyangan itu orang pada bawa anaknya di di situ kan. Aduh, saya terenyuh itu saking tidak adanya tempat untuk publik. Jadi saya akan terus menambah RTHP,” katanya. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#ruang terbuka hijau #Kota Jogja #hasto wardoyo #rthp #ruang terbuka #Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo