JOGJA - Pengembangan pariwisata di daerah pinggiran kini tengah digenjot oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja.
Salah satunya dengan menggodok optimalisasi Kotagede dan Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG).
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan, dua kawasan tersebut menjadi prioritas destinasi wisata di pinggiran sisi selatan karena pertimbangan wilayah Kotagede yang memiliki daya tarik seperti Kota Lama di Semarang, Jawa Tengah atau Kota Tua di Jakarta.
Bupati Kulon Progo 2011-2019 itu meyakini dengan rencana pengembangan dan peningkatan sarana prasarana yang baik, tidak menutup kemungkinan kawasan
Kotagede dapat menjadi opsi kedua bagi wisatawan setelah kawasan sumbu filosofi.
“Karena Kotagede ini bagian dari destinasi kedua sebagai heritage setelah sumbu filosofi. Selain itu, Kotagede ini sebagai kota lamanya Jogja,” ujar Hasto, Minggu (13/4/2025).
Seiring dengan pengembangan kawasan Kotagede, Hasto juga berencana untuk mengembangkan TBEG.
Sebab salah satu destinasi wisata di Kemantren Umbulharjo itu sudah memiliki berbagai fasilitas yang memadai. Seperti panggung teater, jogging track, maupun parkir yang luas.
TBEG disebut merupakan fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan.
Hasto pun sudah merencanakan jalur bus shuttle untuk memudahkan aksesibilitas wisatawan.
Serta menggandeng berbagai pihak seperti hotel, restoran, dan toko oleh-oleh agar dapat mendukung pengembangan Kota Jogja bagian selatan.
"Nantinya kami akan memperkuat aksesibilitas kawasan dengan shuttle Jogja selatan yang menghubungkan Gembira Loka Zoo, XT Square, dan TBEG,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja Wahyu Hendratmoko mengatakan, akan berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan dengan menyiapkan ratusan atraksi dan even wisata.
Saat ini pun sudah disiapkan sebanyak 135 even selama 2025 dari Januari hingga Desember nanti.
Ratusan even yang sudah ada itu diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjungi Kota Jogja.
“Dinas Pariwisata selalu konsisten untuk terus memelihara setiap daya tarik di Kota Jogja. Salah satunya dalam bentuk even,” imbuhnya. (inu/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita