Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Titiek Puspa Beri Pesan Menohok Sebelum Meninggal, Minta Teater Seni Budaya Indonesia Dihidupkan!

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 11 April 2025 | 19:18 WIB
Titiek Puspa pada saat podcast dengan Deddy Corbuzier beberapa tahun yang lalu.
Titiek Puspa pada saat podcast dengan Deddy Corbuzier beberapa tahun yang lalu.

RADAR JOGJA -  Sumarti atau yang lebih deikenal dengan nama panggung Titiek Puspa meninggal dunia pada Kamis, 10 April 2025.

Aktor senior sekaligus penyanyi fenomenal itu menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 16.25 WIB dalam perawatan medis di Rumah Sakit Medistra.

Kematian Titiek disebabkan karena pendarahan otak.

Jenazah telah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir.

Nama asli dari Titiek Puspa yakni Sumarti, lahir pada 1 November 1937. Dikenal sebagai penyanyi senior yang telah berkarier puluhan tahun di dunia industri Indonesia, lagu-lagunya sangat terkenal dan diakui oleh masyarakat Indonesia.

Lagu-lagunya seperti Kupu-Kupu Malam pasti familiar bagi masyarakat yang tumbuh kembang bersama Titiek Puspa.

Titiek Puspa pun pernah memerankan film seperti Minah Gadis Dusun (1965), Di Balik Cahaya Gemerlapan (1976), Inem Pelayan Sexy (1976), Karminem (1977), dan Gadis (1981).

Karyanya yang melegenda dan semua ciptaan yang dibuat oleh Titiek Puspa akan selalu dikenang oleh masyarakat.

Sekitar lima tahun lalu, Titiek Puspa melakukan podcast bersama Deddy Corbuzier, dan terdapat video yang tidak ditayangkan.

“Sekitar lima tahun yang lalu, Eyang Titiek Puspa setelah podcast bisik-bisik ke saya, ‘Ded, kayaknya pesan yang ini selama saya hidup tidak akan didengarkan... Simpan videonya, sampai saatnya.’ Eyang adalah legenda Indonesia… kami kehilangan pahlawan seni,” ujar Deddy Corbuzier di kolom komentar pada video podcast Titiek Puspa yang baru diunggah ketika beliau meninggal.

Titiek Puspa menggambarkan budaya Indonesia yang sangat beraneka ragam, luar biasa dari Sabang sampai Merauke, namun tidak dilestarikan secara sungguh-sungguh.

Baca Juga: Keluar dari Zona Degradasi Menjadi Motivasi, Pieter Huistra Harap Pemain PSS Sleman Enjoy dan Curahkan Energi Berjuang Bersama Serta Ikuti Rencana Tim

“Itu harusnya ada suatu tempat di setiap ibu kota, apalagi Ibu Kota Jakarta, itu harus ada teater yang menampilkan seni budaya Indonesia,” ucap Titiek Puspa pada podcast tersebut.

Titiek Puspa ingin anak-anak muda belajar dari orang tua dan mendalami budaya-budaya di Indonesia untuk melestarikan kebudayaan bangsa.

Ia pun menyatakan bahwa orang-orang yang telah memanfaatkan atau mendapatkan hasil dari kekayaan di Indonesia diharapkan membantu membagikan penghasilannya untuk melestarikan budaya-budaya Indonesia.

Titiek Puspa juga berpesan bahwa jika berbuat baik, akan mendapatkan yang lebih baik; kalau berbuat buruk, akan mendapat kekejian.

Jika seseorang mengakui Tuhan itu ada, mereka akan takut melakukan hal-hal buruk seperti iri, dengki, keji, korupsi, perundungan, dan sebagainya.

Teater bisa dijadikan sebuah media untuk melestarikan dan mengenal budaya Indonesia, agar budaya yang melimpah di Indonesia tidak hilang, serta menanamkan kebiasaan untuk hidup dengan budaya Indonesia.

Tujuannya agar anak-anak kecil punya rasa nasionalis dan tidak melulu bermain gawai tanpa tahu akan kebudayaan bangsanya. (Faiq Rivaldy)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Titiek Puspa Beri Pesan Menohok #titiek puspa #deddy corbuzier #seni budaya Indonesia #budaya indonesia #Profil Titiek Puspa #teater #Titiek Puspa meninggal