JOGJA - Jumlah pergerakan kendaraan saat libur lebaran di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun ini mengalami kenaikan yang signifikan dibanding tahun sebelumnya. Dibukanya Tol Tamanmartani-Prambanan secara fungsional menjadi salah satu faktor kenaikan tersebut.
"Dibandingkan tahun 2024, pergerakan kendaraan libur lebaran tahun ini naik drastis," ujar Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dishub DIY Sumariyoto saat dikonfirmasi, Rabu (9/4/2025).
Dari data yang diterima, total jumlah pergerakan kendaraan pada momen libur lebaran tahun ini mencapai 4.978.963. Angka tersebut jauh meningkat dibandingkan tahun 2024 yang hanya sebanyak 2.259.671. Artinya ada selisih 2.719.292 jumlah kendaraan yang keluar masuk antara tahun ini dengan tahun lalu.
"Tahun ini jumlahnya mendekati tahun 2023 tapi masih tinggi tahun 2023 (5.199.682 pergerakan kendaraan)," tuturnya.
Total kendaraan yang masuk ke DIY pada tahun 2025 sebanyak 2.537.746 dan keluar 2.441.217. Sedangkan tahun 2024, kendaraan yang masuk sebanyak 1.064.140 dan keluar 1.195.531.
Menurutnya, adanya Tol Tamanmartani-Prambanan yang dibuka secara fungsional untuk angkutan lebaran tahun ini menjadi faktor kenaikan pergerakan kendaraan. Pasalnya banyak kendaraan yang mengarah ke timur melewati tol tersebut.
"Tahun ini lonjakan ya luar biasa, infrastruktur itu menjadikan pergerakan naik," terangnya.
Dishub merinci data dari hasil pantauan tiga titik paling berpengaruh pada lalu lintas di DIY. Pertama, pantauan di posko Prambanan, lalu Tol Tamanmartani dan Gerbang Tol Otomatis (GTO) Prambanan.
"Khusus Tol Tamanmartani memang diberlakukan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) menyesuaikan kondisi traffic. pada tanggal 1 April 2025, kadang entri kadang exit," jelasnya.
Dari posko Prambanan terpantau 868.168 pergerakan kendaraan. Lalu di Tol Tamanmartani tercatat 79.258 dan GTO Prambanan sebanyak 171.076 pergerakan kendaraan. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin