JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Jogja melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) membuka kesempatan pelatihan kerja bagi masyarakat. Kuota pelatihan yang dibuka pada tahun ini mencapai 292 peserta.
Sekretaris Dinsosnakertrans Kota Jogja Gunawan Adhi Putra mengatakan, pelatihan kerja tersebut dibuka secara gratis dengan total 12 jenis kegiatan pelatihan. Meliputi pelatihan event organiser, setir mobil, cake and pastry , barista, tata rias kecantikan, menjahit dasar, menjahit terampil, sosial media marketing, satpam, teknik otomotif motor, desain grafis, serta tata rias pengantin.
Gunawan mengaku, bahwa pelatihan tersebut dibuat secara proporsional. Sehingga ada jenis pelatihan yang merupakan usulan dari masyarakat. Kemudian juga melihat peluang kerja yang ada. Agar masyarakat yang sudah lulus pelatihan tersebut bisa langsung mendapatkan pekerjaan karena pasar yang membutuhkan.
Menurut dia, pelatihan kerja tersebut juga diselenggarakan untuk memberi kesempatan bagi masyarakat agar mendapat kesempatan lebih luas dalam bekerja. Sehingga harapannya dapat mengurangi angka pengangguran di Kota Jogja.
“Pelatihan ini pada prinsipnya mendukung program wali kota, agar warga Kota Jogja agar memiliki kesempatan yang jauh lebih besar dalam bekerja,” ujar Gunawan, Minggu (16/3/2025).
Adapun pendaftaran pelatihan kerja tersebut dapat melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS). Tahapannya dimulai dengan memilih menu pendaftaran pelatihan. Lalu mengunggah berkas pendaftaran seperti KTP Kota Jogja dengan usia 18-58 tahun, kartu pencari kerja, ijazah terakhir, pas foto 3x4 berwarna dan sertifikat keterampilan untuk pelatihan lanjutan.
Setelah berkas selesai, baru kemudian dilanjutkan dengan pengumuman seleksi peserta dan jadwal pelatihan. Setelah itu peserta akan memulai pelatihan dengan rentang kegiatan yang dilaksanakan dari bulan April hingga Oktober 2025 dengan kuota per pelatihan sebanyak 40 orang.
“Ada skala prioritas dengan proses seleksi,” terang Gunawan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Tenaga kerja dan Transmigrasi Dinsosnakertrans Kota Jogja Erna Nur Setyaningsih menyatakan, hingga awal Maret tercatat sudah ada 274 orang yang mendaftar program pelatihan kerja. Namun yang lolos tahap administrasi hanya 151 orang.
Meskipun banyak yang tidak berhasil lolos, Erna memastikan, program pelatihan kerja tersebut tetap dibuka hingga kuota pendaftar terpenuhi. Dia pun menyampaikan kalau pelatihan kerja tersebut juga dibuka bagi masyarakat yang sudah bekerja dengan tujuan meningkatkan kompetensi.
Dia mengklaim, bahwa para peserta yang sudah lolos pelatihan kerja mayoritas juga sudah mendapat pekerjaan. Sebab pasca pelatihan peserta juga diberikan magang dan informasi lowongan.
“Hampir 90 persen peserta bisa mandiri atau diterima kerja berdasarkan link monitoring dan evaluasi yang kami edarkan pasca pelatihan,” sebut Erna. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin