JOGJA - Masjid Agung Syuhada Jogja yang berlokasi di Jalan I Dewa Nyoman Oka, Kotabaru, Gondokusuman, Jogja setiap hari menyediakan 1000 porsi makanan buka puasa gratis. Uniknya, menu buka puasa setiap harinya berbeda dengan menghadirkan ratusan menu khas daerah di Indonesia.
"Menu buka puasa jelajah nusantara kalau kami menyebutnya," ujar Ketua Panitia Ramadan Masjid Agung Syuhada Abda Syahirul Alim saat dikonfirmasi, Jumat (7/3/2025).
Ide buka puasa jelajah nusantara tersebut telah direalisasikan sejak tiga tahun yang lalu di masjid Agung Syuhada. Alasan memilih tema itu karena melihat Kota Jogja yang banyak dihuni oleh perantauan dan mahasiswa luar daerah dengan berbagai macam adat dan budaya.
"Mereka (perantau) biasanya rindu masakan daerah asal, makanya kami hadirkan menu dari Sabang sampai Merauke untuk mengobati kerinduan," tuturnya.
Beberapa menu yang disajikan selama bulan Ramadan diantaranya sate padang, ayam betutu, soto kudus, mie aceh dan masih banyak lagi. Menurutnya antusiasme masyarakat menyambut program itu sangat tinggi dari tahun ke tahun. Setiap harinya ada sekitar 1000 bahkan lebih orang untuk mengikuti buka bersama di masjid tersebut.
"Bahkan kadang lebih jadi beberapa kali posri takjil kurang karena kami hanya menyediakan 1000," terangnya.
Panitia juga menyediakan kurma atau makanan ringan lainnya untuk para jamaah yang tidak kebagian menu buka puasa. Itu bertujuan sekadar untuk membatalkan puasa.
"Satu porsi buka puasa itu kami anggarkan senilai Rp 15 ribu," bebernya.
Koordinator Penghimpun Donasi Takjil Masjid Agung Syuhada Jumadi menambahkan seribu porsi tersebut tidak pasti setiap hari, tergantung kemampuan anggaran. Jumlah tersebut menyesuaikan juga dengan momentum seperti adanya pembicara nasional yang berpotensi mengundang banyak orang.
"Kalau itu malah bisa seribu lebih, Tetapi kalau pas momennya tidak ada kajian itu memang menyesuaikan, takutnya malah sisa," tuturnya.
Penyedian 1000 porsi menu buka puasa memang baru kali pertama diadakan. Tahun sebelumnya hanya berkisar 700-900 porsi. Setelah gencar publikasi, setiap tahun tercatat ada kenaikan jamaah.
"Melihat setiap tahun banyak yang datang ke syuhada jadi kami memberanikan diri untuk menaikan porsi di angka 1000," ujarnya.
Menu buka puasa nusantara sengeja dihadirkan sebagai daya tarik jamaah. Panitia akan melakukan riset untuk membuat daftar menu nusantara dari sabang sampai marauke. Kemudian akan dilakukan pencocokan dengan anggaran per porsinya.
"Cukup sampai di Syuhada saja nanti bisa merasakan menu nusantara dari daerah yang dia inginkan," terangnya. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin