Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Demi Efisiensi, Pemkot Jogja Matikan Komputer di Hari Libur dan Keran Air: 'Budgetnya Cukup Banyak'

Iwan Nurwanto • Rabu, 12 Februari 2025 | 03:10 WIB
Penjabat (Pj) Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto.
Penjabat (Pj) Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto.

JOGJA – Pemkot Jogja turut menyikapi penghematan dampak dari penerapan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025.

Salah satu bentuknya yaitu, dengan menghemat operasional sarana prasarana seperti penggunaan listrik dan air yang selama ini berjalan di lingkungan pemkot.

Penjabat (Pj) Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto mengatakan, meski tidak mengetahui jumlah anggaran secara rinci, namun penggunaan listrik dan air diakui memang menyumbang pengeluaran cukup besar.

Sehingga upaya penghematan seperti mematikan komputer ketika tidak digunakan dan mengurangi penggunaan air keran pun akan dilakukan.

“Komputer-komputer operasional kan bisa dimatikan apalagi kalau hari libur, kemudian keran-keran air juga karena itu budgetnya cukup banyak,” ujarnya, Selasa (11/2/2025).

Meski begitu, Sugeng memastikan instruksi penghematan anggaran sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto tidak akan meninggalkan program prioritas.

Sehingga upaya penghematan akan menyasar program-program yang bersifat tidak mendesak tersebut.

Sugeng berharap, adanya penghematan dari penggunaan air dan listrik itu nantinya bisa turut menekan pengeluaran anggaran milik pemkot.

Dengan begitu, arahan untuk efisiensi seperti yang diamanatkan dalam Inpres 1/2025 bisa berjalan optimal di Kota Jogja.

Sementara terkait dengan kemungkinan work from anywhere (WfA), Sugeng mengaku, hal tersebut belum diterapkan untuk pegawai di Pemkot Jogja.

Sebab pihaknya sampai saat ini masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.

“Untuk WfA kayaknya belum, kami menunggu,” terang Sugeng.

Sebelumnya, Wakil Ketua I DPRD Kota Jogja Sinarbiyat Nujanat berharap agar pemkot tetap menjalankan program-program prioritas.

Khususnya terkait dengan penanganan sampah dan pelayanan kesehatan.

Sinarbiyat menilai, dua program itu tetap harus mendapat dukungan anggaran dari Pemkot Jogja. Sebab merupakan masalah nyata yang langsung bersinggungan dengan masyarakat.

“Pengertian tentang efisiensi sesuai dengan arahan presiden Prabowo Subianto adalah tentang bagaimana anggaran di daerah bisa tepat sasaran,” tambahnya. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Penggunaan Listrik #Inpres #efisiensi anggaran #presiden prabowo subianto #penghematan #Pemkot Jogja #Air #Anggaran