JOGJA - Nama Mu’adz Abdurrozaq Anshorulloh memang baru di kalangan politikus.
Dia sendiri baru terpilih pada Pemilu 2024 lalu sebagai anggota DPRD Kota Jogja.
Namun, Mu'adz ternyata punya kesibukan lain sebagai pelatih tim futsal yang masih aktif sampai sekarang. Berikut kisahnya.
Mu'adz memang memiliki ketertarikan terhadap bidang olahraga sepakbola khususnya futsal.
Sampai sekarang, dia sendiri pun masih aktif melatih tim futsal UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Serta mengantarkan tim tersebut sebagai Juara 2 UIN Cirebon Futsal Cup Nasional 2023.
Di samping sibuk sebagai pelatih, Mu’adz juga masih aktif sebagai pengasuh Jogokaryan Futsal Academy dan Manajer Futsal Putra Porda Kota Jogja.
Kemudian juga mendirikan Mu'adz Futsal Academy yang merupakan program kampanye darinya.
Berupa akademi futsal gratis untuk warga Danurejan dan Gondokusuman.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyampaikan, bahwa ketertarikannya terhadap futsal juga membuat dirinya memiliki komitmen untuk memajukan bidang olahraga tersebut.
Yakni melalui pembinaan usia dini dan fasilitasi warga KTP Kota Jogja dan kolaborasi dengan semua pihak untuk kemajuan olahraga khususnya futsal.
“Apalagi saya sebagai Wakil Ketua AFK (Asosiasi Futsal Kota) Jogja juga pasti bertanggung jawab terhadap komitmen kemajuan bidang futsal,” ujar Mu’adz kepada Radar Jogja, Selasa (14/1/2025).
Sebagai informasi, perjalanan Mu’adz sebagai anggota legislatif juga tidak selalu mulus.
Pasalnya pada tahun 2019 lalu, anggota dewan laki-laki termuda di Kota Jogja itu gagal sebagai anggota legislatif.
Baru kemudian terpilih di tahun 2024.
Sebagai anggota legislatif, Mu’adz mengaku, memiliki keinginan untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga.
Melalui ketegasannya sebagai anggota dewan.
Tentunya dia akan mendorong pemerintah agar bisa meningkatkan fasilitas olahraga pada tiap kampung.
Menurutnya, kehadiran fasilitas olahraga seperti sport center tentu akan membuat masyarakat semakin produktif.
Lantaran masyarakat semakin lebih aktif dalam berolahraga.
Sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Mu’adz pun menilai, adanya sport center pada tiap kampung juga dapat meminimalisasi kenakalan remaja.
Sebab generasi muda akan memiliki wadah untuk menyalurkan energi berlebihnya.
Di samping fokus terhadap peningkatan fasilitas olahraga pada kampung.
Anggota dewan yang mendulang suara dari Dapil 4 Kota Jogja ini juga akan fokus penyelesaian berbagai masalah di Kota Jogja.
Apalagi dia juga sebagai anggota Komisi A DPRD yang bermitra langsung dengan kemantren dan kelurahan.
“Seperti pengentasan sampah, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan ekonomi masyarakat melalui pendampingan UMKM,” beber Mu’adz. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin