Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jalur Kereta Api Rawan Longsor dan Banjir, PT KAI Daop 6 Yogyakarta Tanam Pohon di Delapan Stasiun, Apa Tujuannya?

Iwan Nurwanto • Minggu, 12 Januari 2025 | 14:50 WIB
Jalur Kereta Api Rawan Longsor dan Banjir, Ini Langkah PT. KAI Daop 6 Yogyakarta di Delapan Stasiun.  (DOKUMENTASI HUMAS  PT KAI DAOP 6 YOGYAKARTA)
Jalur Kereta Api Rawan Longsor dan Banjir, Ini Langkah PT. KAI Daop 6 Yogyakarta di Delapan Stasiun. (DOKUMENTASI HUMAS PT KAI DAOP 6 YOGYAKARTA)

JOGJA - Jalur kereta api menjadi kawasan rawan bencana banjir dan longsor. 

Upaya pencegahan pun dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta. 

Yakni, dengan penanaman 60 batang pohon secara serentak di delapan stasiun pada Jumat (10/1/2025).

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro mengatakan, penanaman pohon tersebut merupakan salah satu bentuk tanggung jawab terhadap sosial dan lingkungan. 

Sekaligus wujud program KAI Go Green yang fokus terhadap kelestarian lingkungan.

Dia menyatakan, dalam hari gerakan satu juta pohon itu pihaknya menanam 60 batang pohon. 

Jenis pohon yang ditanam merupakan tanaman berbatang keras. 

Seperti tabebuya daun besar, mangga gedong gincu, dan jambu jamaika.

Krisbiyantoro menyebut, penanaman pohon secara masif itu juga merupakan salah satu upaya untuk mengamankan jalur kereta api. 

Khususnya dari bahaya longsor dan banjir yang membahayakan perjalanan kereta.

“Penanaman kami lakukan di delapan stasiun. Diantaranya stasiun Wojo, Jenar, Wates, Patukan, Salem, Goprak, Solo Jebres, dan Sragen,” terang Krisbiyantoro dalam keterangan tertulis yang diterima Radar Jogja, Sabtu (11/1/2025).

Diterangkannya, melalui aksi penanaman pohon di stasiun tersebut diharapkan menjadi langkah awal dan bentuk komitmen PT KAI. 

Khususnya dalam hal menyukseskan program penghijauan yang dicanangkan pemerintah.

Ke depan, kata dia, KAI juga memiliki rencana jangka panjang untuk menanam satu juta pohon hingga tahun 2041. 

Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen dan kontribusi untuk mendukung penghijauan.

Selain itu, pihaknya juga melakukan langkah penghijauan di stasiun dengan pembuatan taman-taman. 

Upaya tersebut merupakan salah satu bagian peningkatan pelayanan kepada pelanggan.

Sebab menurut Krisbiyantoro, dengan semakin banyak stasiun yang asri dan indah. 

Maka pelanggan akan merasa nyaman ketika menggunakan layanan kereta api.

“Program penanaman pohon oleh Daop 6 bukan sekadar tindakan pelestarian lingkungan, tetapi juga sebuah investasi untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tandasnya. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#cegah abrasi #cegah longsor #rel kereta api #KAI Daop 6 Jogjakarta #penanaman pohon