Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Produksi Sampah Malam Tahun Baru di Kota Jogja Capai 15 Ton,  Paling Banyak dari Kawasan Tugu 

Iwan Nurwanto • Kamis, 2 Januari 2025 | 05:40 WIB

Warga melintas di dekat spanduk larangan membuang sampah sembarangan di kawasan Timoho, Kota Jogja, kemarin (1/1).
Warga melintas di dekat spanduk larangan membuang sampah sembarangan di kawasan Timoho, Kota Jogja, kemarin (1/1).

JOGJA - Perayaan malam tahun baru di Kota Jogja menyisakan belasan ton sampah. Puluhan petugas pembersih sampah pun dikerahkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja untuk membereskan masalah tersebut.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Kota Jogja Ahmad Haryoko mengatakan, dari hasil catatan pihaknya produksi sampah saat malam tahun baru mencapai 15 ton. Sampah tersebut merupakan sisa-sisa yang dihasilkan oleh kerumunan massa ketika memperingati malam pergantian tahun.

Baca Juga: PSS Tambah Pemain Asing dan Lokal, Akan Diumumkan Satu Dua Hari Ini, Ini Kata Gusti Randa

Menurut Haryoko, sampah saat perayaan malam tahun baru itu juga langsung diolah ke unit pengolahan Sitimulyo, Piyungan, Bantul. Sehingga tidak menambah tumpukan pada depo. Adapun sampah mayoritas bersumber dari kawasan Titik Nol Kilometer hingga Tugu Jogja.

“Untuk sampah malam tahun baru kisarannya 15 ton, paling banyak berasal dari (kawasan) Tugu,” ujar Haryoko saat dikonfirmasi, Rabu (1/1).

Terkait dengan jumlah petugas kebersihan yang dikerahkan. Haryoko mengungkap, ada sebanyak 62 petugas yang fokus membersihkan beberapa titik kerumunan massa. Di antaranya Titik Nol Kilometer, Tugu dan Alun-alun Kidul.

Baca Juga: Kunjungan Mal di DIY Meningkat 300 Persen, Efek Kemudahan Akses dan Promo Diskon selama Libur Nataru

Dia menyebut, skema pembersihan sampah sisa malam tahun baru juga sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Yakni, petugas kebersihan mulai bekerja dari subuh. Sehingga memasuki pagi atau siang hari, tumpukan sampah tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Diakui Haryoko, malam pergantian tahun memang menjadi momen berkumpulnya ratusan ribu orang. Dampak dari hal itu tentu menimbulkan tumpukan sampah. Misal dari sisa petasan, bungkus makanan dan minuman, plastik alas duduk, serta jas hujan sekali pakai.

“Untuk jumlah petugas kebersihan ada 62 orang, kami sebar sesuai lokasi kerja harian,” bebernya. (inu)

Editor : Heru Pratomo
#dinas lingkungan hidup #Kota Jogja #kebersihan #persampahan #Sampah #DLH #Malam Tahun Baru