JOGJA - Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja memastikan sepuluh proyek strategis di tahun 2024 sudah selesai sesuai target.
Termasuk proyek fasilitas publik seperti Grha Budaya Embung Giwangan dan penataan kawasan kumuh di kelurahan Terban.
Kepala DPUPKP Kota Jogja Umi Akhsanti mengatakan, kesepuluh proyek strategis itu diselesaikan pada akhir tahun lalu.
Meliputi pembangunan Jalan Gedongkuning sisi selatan, penataan permukiman kumuh Kelurahan Terban RT.2/RW.1, pembangunan Grha Taman Budaya Embung Giwangan.
Kemudian juga pembangunan SMPN 10 Yogyakarta, TPS3R Karangmiri, saluran air hujan Kelurahan Giwangan RW 13, Puskesmas Pakualaman dan Puskesmas Kraton.
Serta renovasi RSUD Jogja dan perluasan kantor perpustakaan.
Umi menyebut, untuk dua proyek fasilitas publik seperti Grha Budaya Embung Giwangan.
Serta rumah deret Kelurahan Terban RT 2/RW 1 yang menjadi program penataan kawasan pun juga sudah diserahterimakan.
Sehingga siap digunakan mulai tahun ini.
“Penataan rumah deret di wilayah kelurahan Terban dan Taman Budaya Embung Giwangan sudah diserahterimakan dalam Berita Acara Serah Terima (BAST), artinya siap digunakan,” ujar Umi saat dikonfirmasi, Rabu (1/1/2025).
Umi menegaskan, untuk tahun 2025 ini nantinya juga sudah merencanakan sepuluh proyek strategis yang bakal dijalankan.
Untuk pemilihannya, disesuaikan dengan kriteria nilai anggaran dan dampak proyek terhadap masyarakat luas.
Dia membeberkan, salah satu proyek strategis yang kemungkinan dijalankan adalah penambahan bangunan ruang dan kelas di SMPN 10 Yogyakarta.
Selain itu, nantinya juga akan ada proyek infrastruktur dan fasilitas publik seperti pemeliharaan jalan dan pembangunan saluran air hujan.
“Sepuluh paket tahun ini mencakup setiap sektor pembangunan daerah di Kota Jogja,” beber Umi.
Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman DPUPKP Kota Jogja Sigit Setiawan menyampaikan, bangunan rumah deret di kelurahan Terban RT 2/RW 1 siap digunakan pada awal tahun ini.
Lantaran sebelumnya sudah dilakukan pembersihan dan penyempurnaan.
“Warga yang sebelumnya tinggal sementara di Rusun Gemawang bisa menempati rumah deret pada awal Januari 2025, saat kontrak mereka di rusun selesai 4 Januari 2025,” terangnya. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin