JOGJA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengumumkan bahwa layanan angkutan umum Teman Bus By The Service (BTS) akan dihentikan mulai 31 Desember 2024. Unit bus BTS yang saat ini beroperasi di wilayah DIY akan ditarik dari jalan dan digantikan oleh armada bus Trans Jogja. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan transportasi publik di DIY.
Program layanan Teman Bus BTS sebelumnya dijalankan oleh operator PT Jogja Tugu Trans (JTT). Namun dana untuk program ini berasal dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Direktur Operasional PT Anindya Mitra Internasional (AMI) Suryo Albar mengatakan, meskipun layanan BTS dihentikan, penarikan armada ini akan diimbangi dengan penambahan armada baru oleh Pemprov DIY. Pengelolaannya akan diserahkan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) DIY. “Ada tambahan 23 unit, sudah siap jalan, akan langsung bergabung dengan armada Trans Jogja,” katanya kepada Radar Jogja, Sabtu (28/12/2024).
Armada bus ini memiliki tipe yang sama persis dengan bus Teman Bus. Yakni bus ukuran medium yang juga digunakan oleh Trans Jogja selama ini. Perbedaan utama terletak pada sumber dana dan pengelolaan. Jika sebelumnya Teman Bus didanai oleh APBN melalui Kemenhub, ke depannya armada ini akan dibiayai melalui APBD DIY dan dikelola langsung oleh Dishub DIY. "Tipenya sama dengan bus Trans Jogja yang sudah beroperasi, trayek juga tetap sama," tambah Suryo.
Dia mengungkapkan, pada 2025, armada Trans Jogja dari PT AMI secara keseluruhan akan terdiri dari 128 unit bus. Total anggaran operasional diperkirakan mencapai Rp 85 miliar. Jumlah ini belum termasuk bus listrik yang juga direncanakan akan segera bergabung dalam armada Trans Jogja untuk mendukung program transportasi ramah lingkungan. “Tambahan 23 unit itu akan bergabung dengan armada eksisting lainnya,” ujarnya. (tyo)