Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Masih Tinggi Minat Wisata di Jogja: Sinergi Warga dan Pengelola Jadi Kunci Pariwisata Berkelanjutan di DIY

Gunawan RaJa • Jumat, 27 Desember 2024 | 22:08 WIB
Dosen Pemasaran di STIPRAM Yogyakarta, Agung Sulistyo
Dosen Pemasaran di STIPRAM Yogyakarta, Agung Sulistyo

JOGJA - Antusiasme wisatawan yang tinggi terhadap pariwisata DIY jelang pergantian tahun menjadi angin segar bagi sektor ini. 

Meningkatnya jumlah kunjungan serta tingkat hunian hotel semakin menjadi primadona bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. 

Masyarakat diminta berperan dalam menjaga keaeifan lokal.

Dosen Pemasaran di STIPRAM Jogjakarta, Agung Sulistyo mengatakan lonjakan kunjungan hingga di atas 70 persen menjadi bukti bahwa Jogja semakin populer di mata para pelancong.

Meski demikian, ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi, salah satunya kemacetan yang menjadi masalah krusial.

"Peningkatan jumlah wisatawan, tentu saja membawa dampak positif bagi perekonomian dan masyarakat sekitar," kata Agung Sulistyo pada Jumat (27/12/2024). 

Namun, dampak negatif seperti kemacetan di beberapa titik harus segera ditangani. 

Pemangku kebijakan dan pengelola destinasi wisata pun terus berupaya mencari solusi agar kenyamanan wisatawan tetap terjaga.

Menurutnya, pengelola pariwisata harus dapat berinovasi untuk meratakan sebaran wisatawan ke berbagai destinasi. 

Semua pihak harus memastikan agar wisatawan tidak hanya terpusat di satu tempat saja. 

"Dengan sebaran merata, dampak positifnya bisa lebih dirasakan oleh banyak pihak," ungkapnya.

Pengalaman juga menjadi hal tak kalah penting dalam menarik wisatawan. 

Wisatawan tidak hanya mencari produk wisata, tetapi juga pengalaman yang berkesan. 

"Ini akan mendorong mereka untuk kembali lagi," ucapnya. 

Oleh karenanya, pemahaman tren dan kebutuhan wisatawan harus terus di-update agar pengalaman yang diberikan sesuai dengan harapan mereka. 

Perlu dicatat, peran masyarakat dalam mendukung pariwisata berkelanjutan sangat penting. 

"Masyarakat Jogjakarta dikenal dengan kearifan lokalnya yang sangat mendukung pariwisata, seperti keramahan dan kesopanan. Harus terus dijaga," tegasnya. 

Menurut dia, keberlanjutan pariwisata tidak hanya bergantung pada pengelola, tetapi juga pada sikap masyarakat yang ramah dan siap memberikan ruang bagi wisatawan.

"Para pelaku industri pariwisata harus berpikir jangka panjang," pintanya. 

Jangan hanya mengutamakan keuntungan sesaat, tapi berikan pelayanan terbaik yang bisa dinikmati wisatawan dan generasi mendatang.

Sinergi antara pengelola, masyarakat, dan pemangku kebijakan menjadi kunci utama untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan di Jogjakarta. 

"Melalui pendekatan bijaksana, Jogjakarta akan tetap menjadi destinasi wisata nyaman dan menarik bagi wisatawan, baik sekarang maupun di masa depan," ungkapnya. (gun)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#tinggi #wisata jogja #Wisata #masih #antusias #Jogja