JOGJA - Petugas kereta api (KA) 135 Bogowonto mendapati satu penumpang ilegal yang tidak memiliki tiket. Penumpang itu berangkat dari Jakarta menuju Jogja dalam perjalanan saat momen libur Natal san Tahun Baru (Nataru).
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro mengatakan, penumpang ilegal itu berinisial GGR yang berangkat dari Jakarta menggunakan KA Cikuray menuju Stasiun Lempuyangan, Jogja. Selanjutnya ia meneruskan perjalanan dengan KA Manahan dari Jogja ke Kroya."Dari Kroya lalu kembali naik KA 135 Bogowonto, namun ketahuan kondektur saat KA berangkat dari Stasiun Cirebon Prujakan," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (26/12).
Kecurigaan kondektur muncul setelah melihat gerak- gerik penumpang yang mencurigakan karena sering keluar masuk toilet. Saat ditanya petugas, penumpang itu tidak bisa menunjukkan tiket perjalanannya.
Setelah ketahuan, penumpang kemudian diturunkan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta untuk dimintai keterangan lebih lanjut. "Modus yang digunakan oleh penumpang itu adalah dari oknum railfans (penggemar KA) nakal," tuturnya.
Krisbi, sapaan akrabnya, mengatakan GGR bermodalkan hasi tangkapan layar bukti pemesanan tiket melalui Traveloka. Namun pemesanan itu belum sampai tahap pembayaran.
Saat berada di stasiun, penumpang memanfaatkan keramaian penumpang saat boarding. "Memanfaatkan keadaan ramai penumpang dan waktu yang mepet agar bisa masuk tanpa cetak tiket," bebernya.
Atas pelanggaran ini, PT KAI menindaklanjuti GGR dengan mem-blacklist di seluruh perjalanan KA selama 180 hari atau enam bulan. Pihaknya juga memberikan edukasi terkait regulasi penumpang tanpa tiket. "Kejadiannya saat Natal, 25 Desember kemarin," jelasnya. (oso/laz)
Editor : Din Miftahudin