SOLO- Duel laga pamungkas putaran pertama Liga 1 2024- 2025 bakal mementaskan laga PSS Sleman kontra Madura United. Laga dua tim papan bawah yang berjuang menjauh dari zona degradasi ini akan tersaji di Stadion Manahan, Solo, Jumat malam ini pukul 19.00.
Super Elang Jawa, julukan PSS Sleman saat ini menempati posisi 14 dengan koleksi 12 poin. Sedangkan sang lawan Sape Kerrab berada di posisi buncit dengan raihan 9 poi.Meski unggul tiga poin,PSS Sleman tidak aman, mereka hanya berjarak 2 angka dengan Persis Solo yang berada dibatas zona merah.
“Laga melawan Madura United seperti final yang harus dimenangkan,” ujar Pelatih PSS Sleman Mazola Junior. Selain menjauhkan dari zona degradasi, laga ini juga menjadi penentuan nasib Mazola. Sebab, pelatih asal Brasil ini posisinya sedang tidak aman lantaran performa PSS yang belum bagus.
Mazola Junior yang diberi beban oleh manajemen agar bisa mengemas 15 poin di putaran pertama ini pasti ingin timnya mendapatkan kemenangan. Selain untuk menjauhkan dari zona degradasi, kemenangan itu juga untuk menghindari evaluasi dari manajemen di putaran pertama Liga 1 musim 2024/2025 ini.
Karena mau tidak mau Gustavo Tocantins dan kawan-kawan harus bisa mempersembahkan kado terbaik di akhir 2024 ini untuk para suporter yang terus setia mendukung mereka.
Meski pada kesempatan kali ini para pemainnya masih belum dalam kondisi yang prima karena dampak dari infeksi makanan di laga saat melawan Persija Jakarta lalu."Hal itu sedikit mengganggu persiapan kami," ungkap Mazola.
Mazola menyatakan timnya sudah sangat siap untuk meladeni Madura United. Jajaran pelatih sudah mempersiapkan para pemainnya dengan sangat sempurna. Tiga poin harus diraih. Sebab ini adalah laga final bagi timnya. Harapannya menjadi modal di putaran kedua nanti supaya bisa lebih kuat.
Striker PSS Sleman Gustavo Tocantins mengaku, pelatih sudah memberitahukan strategi kepada para pemain.Pelatih sudah mengetahui kelemahan lawan.Sehingga saat ini para pemain sudah tau apa yang harus diakukan. "Kami sudah persiapkan dengan sempurna dengan suport dari para suporter untuk kami bisa dapat hasil maksimal dan bisa menutup putaran pertama ini dengan tiga poin," ucapnya.
Laskar Sape Kerrab julukan Madura United yang saat ini menjadi juru kunci klasemen sementara mau tidak mau juga harus bisa memenangkan laga tersebut. Sehingga raihan tiga poin itu bisa mengangkat timnya dari zona degradasi.
Pelatih Madura United Rahmat Basuki menyatakan dengan hasil positif di laga sebelumnya, saat ini timnya sudah sangat siap untuk melawan PSS Sleman. Para pemainnya sangat termotivasi untuk bisa meraih kemenangan. Madura United sudah melakukan persiapan dengan baik.
Pemain Madura United Riski Afrisal mengaku para pemain juga sangat berambisi untuk meraih tiga poin. Sekaligus ingin menutup tahun ini dengan hasil yang manis. (ayu/din).
Baca Juga: Hadapi Persekabpas Pasuran Jumat Sore, Persiba Bantul Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
Prediksi susunan pemain
PSS Sleman
Pelatih Mazola Junior
Formasi (4-2-3-1)
Alan Bernardon; Phil Ofusu-Ayeh, Fachruddin Aryanto, Cleberson, Figo; Betinho, Paulo Sitanggang; Ricky Cawor, Dominikus Dion, Nicolao Cardoso; Gustavo Tocantins.
Madura United
Pelatih Rahmat Basuki
Formasi (4-3-3)
Dida; Koko Ari, Ahmad Rusadi, Pedro Monteiro, Taufik Hidayat; Ilhamsyah, Jordy Wehrmann, Iran Junior; Hanis Sagara, Maxuel Cassio, Luiz Marcelo Lulinha.
Editor : Din Miftahudin