Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sembilan Ekor Sapi di Pampang, Paliyan, Gunungkidul Terjangkit PMK, Satu di Antaranya Mati

Andi May • Rabu, 25 Desember 2024 | 00:08 WIB

 

 

 

Ilustrasi hewan ternak di Gunungkidul,
Ilustrasi hewan ternak di Gunungkidul,

 

GUNUNGKIDUL - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul melaporkan ada sembilan ekor sapi terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) di Padukuhan Polaman, Kalurahan Pampang, Paliyan, Gunungkidul. Satu di antaranya dilaporkan mati pada, Minggu (22/12) lalu.

Kepala DPKH Gunungkidul Winawanti Wulandari mengatakan, pihaknya telah melakukan peninjauan lokasi usai mengetahui informasi mengenai satu ekor sapi mati. Hewan tersebut merupakan anak sapi yang masih berusia kurang dari tiga bulan. "Indikasinya PMK, karena sebelumnya induknya terjangkit dan dapat kami tangani, anak sapi yang kemungkinan tidak kuat hingga akhirnya mati," ujar Wibawanti, Selasa (24/12).

Kemudian, petugas kesehatan hewan telah mengambil sampel swab terhadap dua ekor sapi di kandang yang sama untuk memastikan jenis sakit hewan ternak tersebut. Wibawanti juga melaporkan, PMK yang menyerang hewan-hewan ternak di Padukuhan Polaman telah terdeteksi sejak September 2024 lalu.Pihaknya juga telah melakukan pengobatan terhadap sapi-sapi yang terjangkit PMK. Pasca pengobatan, kata Wibawanti, kondisi sapi-sapi tersebut berangsur membaik. "Awalnya enam ekor yang terjangkit PMK. Akan tetapi, ada tiga ekor sapi lagi dari salah satu kandang warga diduga juga terjangkit PMK, satu di antaranya mati," ucapnya.

Petugas kesehatan hewan juga telah membersihkan dan menyemprotkan disinfetkan pada kandang ternak yang terdapat sapi mati itu. Gejala PMK terdapat luka pada mulut anak sapi yang membuatnya sulit untuk mengonsumsi susu induknya.

Dukuh Polaman Herulawan membenarkan, ada sembilan sapi di lingkungannya yang terjangkit PMK. Insiden sapi mati sempat membuat para peternak resah. Para peternak, kata Herulawan, akan lebih jeli memperhatikan kesehatan hewan ternak. Warga juga akan segera melaporkan apabila terdapat sapi-sapi yang dalam kondisi sakit atau mati ke petugas kesehatan hewan. (ndi/din)

 

Editor : Din Miftahudin
#Paliyan #Gunungkidul #PMK #mati #Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) #DPKH GUnungkidul