Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gol Muammar Khadafi Bawa PSIM Jogja Puncaki Klasemen, Muluskan Jalan Menuju Delapan Besar

Adib Lazwar Irkhami • Senin, 16 Desember 2024 | 02:59 WIB

 

 

PSIM Jogja menggeser Bhayangkara FC dari puncak klasemen sementara grup tengah kompetisi Liga 2 musim 2024/2025, usai mengalahkan Persipa Pati 1-0 di Stadion Mandala Krida Jogja, Minggu (15/12) sore.
PSIM Jogja menggeser Bhayangkara FC dari puncak klasemen sementara grup tengah kompetisi Liga 2 musim 2024/2025, usai mengalahkan Persipa Pati 1-0 di Stadion Mandala Krida Jogja, Minggu (15/12) sore.

 

 

 

 

JOGJA - PSIM Jogja menggeser Bhayangkara FC dari puncak klasemen sementara grup tengah kompetisi Liga 2 musim 2024/2025, usai mengalahkan Persipa Pati 1-0 di Stadion Mandala Krida Jogja, Minggu (15/12) sore.  Gol tunggal Muammar Khadafi di menit ke-5 membawa Laskar Mataram memuncaki klasemen dengan torehan 25 poin.

Torehan ini otomatis menggeser Bhayangkara FC yang mengantongi 24 poin. Selain itu, kemenangan ini juga memuluskan misi anak-anak Jogja untuk balas dendam ke Laskar Saridin, julukan Persipa Pati. Mengingat pada pertemuan pertama lalu, Rafinha dan kawan-kawan harus rela takluk dengan skor 1-3 di Stadion Joyokusumo, Pati.

Pelatih Kepala Seto Nurdiyantara mengaku bersyukur karena timnya bisa menang dari Persipa Pati pada pertemuan kali ini. Sebab, kemenangan ini sangat penting bagi PSIM untuk bisa mengamankan tiket ke babak delapan besar nanti.

Menurut Seto, secara permainan anak asuhnya kurang optimal karena cuaca hujan yang membuat aliran bola menyulitkan pemain. Tapi, mantan pelatih PSS Sleman ini tetap mengapresiasi para pemain PSIM karena sudah menunjukkan kemauan untuk memenangkan pertandingan. "Tapi apapun itu, yang penting kami bisa dapat tiga poin," ucap Seto usai pertandingan.

Selain itu, ia juga akan melakukan evaluasi meski timnya meraih kemenangan. Mengingat di laga melawan Persipa ini banyak peluang yang belum bisa dimanfaatkan secara maksimal. "Ada beberapa momen di posisi pemain belum sreg. Tapi yang paling penting tiga poin," tandasnya.

Bek PSIM Sunni Hizbullah juga mengaku bersyukur karena timnya bisa mengamankan tiga poin di laga kali ini. Menurutnya, kemenangan ini dipersembahkan oleh para pemain untuk para suporter, baik yang datang ke stadion maupun yang menonton dari rumah. "Terima kasih untuk para suporter yang selalu setia memberikan semangat kepada kami," lontarnya.

Pelatih Kepala Persipa Pati Bambang Nurdiansyah mengucapkan selamat kepada PSIM Jogja yang berhasil meraih tiga poin di laga kali ini. Yang pasti, anak-anak Pati sudah berusaha mengimbangi permainan di laga ini. Tapi di menit ke-5 timnya harus kebobolan, sehingga anak asuhnya menjadi sulit untuk mengembalikan keadaan.

"Inilah sepak bola. Secara permainan kami sebenarnya tidak kalah, tapi kami kurang di finishing. Kami main tanpa striker, tapi itu tidak bisa dijadikan alasan. PSIM layak untuk mendapatkan tiga poin,"  ujarnya.

Laga PSIM melawan Persipa berjalan menarik. Kedua tim sama-sama menunjukkan permainan terbaik mereka. Meski hujan deras mengguyur sejak peluit pertandingan dimulai, semangat kedua tim tidak kendor. Gol cepat Khadafi membawa PSIM unggul terlebih dahulu.

Tendangan keras pemain asal Aceh ini tak bisa dibendung oleh kiper Persipa. Sehingga, anak-anak Jogja pun unggul atas tamunya dengan skor 1-0. Merasa tertinggal, Persipa berusaha menyamakan skor. Akan tetapi upayanya belum bisa menembus pertahanan PSIM. Skor 1-0 pun bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, PSIM mencoba melakukan pergantian pemain. Ada peluang yang tercipta, tapi lagi-lagi PSIM  belum bisa menggandakan keunggulan.

Hingga akhirnya babak kedua, baik PSIM maupun Persipa tidak mampu mencetak gol. Laga kali ini pun ditutup dengan skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah. (ayu/laz)

 

Editor : Din Miftahudin
#huja lebat #PSIM #Laskar Mataram #Puncak Klasemen Liga 2 #delapan besar #Seto #stadion mandala krida yogyakarta #persipa #Liga 2