SOLO - Lagi-lagi PSS Sleman menorehkan catatan buruk ketika bermain di kandangnya, Stadion Manahan Solo, Senin (9/12). Saat menjamu Persib Bandung di pekan ke-13 lanjutan kompetisi BRI Liga 1 musim 2024/2025, tim yang berjuluk Super Elang Jawa harus rela takluk dengan skor 1-2 di hadapan para pendukungnya sendiri.
Dari kekalahan ini pula PSS Sleman juga gagal memutuskan tren negatifnya dalam mengarungi kompetisi BRI Liga 1 musim ini. Gol tunggal dari Cardoso di menit ke-18 gagal mengantarkan Laskar Sembada menuju kemenangan di laga ini. Sebab tim Maung Bandung yang posisinya bertolak belakang pada klasemen, unggul melalui dua gol dari David Da Silva di menit ke-20 dan Tyronne Gustavo di menit ke-80.
Kekalahan dari Maung Bandung julukan Persib Bandung kali ini juga merupakan kekalahan ketujuh Laskar Sembada saat bermain di kandang. Selain itu atas kekalahan ini juga membuat PSS Sleman tidak beranjak dari posisi 15 klasemen sementara. Sedangkan untuk Persib Bandung berhasil melaju ke peringkat kedua klasemen sementara dengan torehan 26 poin.
Pelatih PSS Sleman Mazola Junior mengaku, laga melawan Persib Bandung ini merupakan satu pertandingan yang berat bagi timnya. Sehingga atas kekalahan ini pula menjadikan kekalahan ketiga bagi pelatih asal Brasil ini.
Menurut Mazola hasil pertandingan melawan Persib Bandung kali ini tidaklah adil. Karena sebenarnya PSS Sleman bisa mendapat satu poin di pertandingan ini. Akan tetapi anak-anak Bumi Sembada tidak sukses untuk mendapatkan itu."Kami juga mempunyai permasalahan pergantian pemain di lapangan. Jadi kami tidak punya pemain di posisi yang harus kami ganti, sehingga kami harus melakukan improvisasi terhadap penggantinya," lontarnya usai pertandingan.
Mazola juga mengaku sebenarnya mempunyai sedikit kesempatan di babak pertama pada laga kali ini. Sebab menurutnya para pemain PSS Sleman sudah bisa melakukan apa yang menjadi permintaan pelatih dengan taktik di lapangan dengan baik. Akan tetapi anak-anak Sleman tidak mendapatkan keberuntungan di laga ini. Sehingga hasil kekalahan ini membuat sakit untuk tim Super Elja. "Mungkin kami dihukum karena pergantian pemain itu tidak sesuai posisi itu juga. Tapi terkait taktik kami bisa eksekusi dengan baik di lapangan," katanya.
Penyerang PSS Sleman Ricky Cawor juga menyatakan pertandingan melawan Persib Bandung inj merupakan pertandingan yang sangat sulit. Mengingat saat ini Laskar Sembada juga dalam situasi yang sulit. "Tapi para pemain sudah berusaha keras di pertandingan ini. Memang hasil ini bukanlah hasil yang kami inginkan. Namun dengan kerja keras tadi kalau kami bisa tingkatkan saya yakin kami bisa meraih hasil yang terbaik dari pada pertandingan malam ini," jelasnya.
Baca Juga: Meraih 16 Medali Emas, Kabupaten Bantul Menjadi Juara Umum Kejurda Dancesport DIJ 2024
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menjelaskan, sebelum pertandingan memang pihaknya sudah mengatakan bahwa pertandingan ini bakal menjadi pertandingan yang bagus dan sangat ketat. Karena pihaknya sudah mengetahui jika PSS Sleman mempunyai organisasi yang bagus, Laskar Sembada juga memiliki pemain yang bagus."Mungkin masalah karena mereka berada di klasemen bawah. Sehingga hal itu menjadi tekanan buat mereka," tegasnya. (ayu).
Editor : Din Miftahudin