JOGJA - Penataan kabel semrawut di wilayah Kota Jogja terus dilakukan dengan menyasar beberapa ruas jalan.
Hal itu dilakukan oleh pemerintah kota (Pemkot) Jogja sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan mendukung predikat kota pariwisata.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) Kota Jogja Ignatius Trihastono mengatakan, pihaknya sudah melakukan beberapa metode penataan kabel semrawut.
Terlebih pada jenis kabel jaringan komunikasi atau fiber optik.
Misalnya dengan metode ducting atau menanam kabel, lalu simplikasi atau penyederhanaan kabel dan tiang.
Lalu juga dengan metode reroute atau penataan jaringan fiber optik dengan mengubah jalur pergelaran ke jalan alternatif, kemudian metode IPT bersama, serta metode tray kabel.
Dalam penataan jaringan fiber optik itu, pemkot juga menggandeng para penyedia layanan provider dan teknologi komunikasi di Kota Jogja.
"Kami tidak bisa bekerja sendiri, sehingga kami menggandeng para penyedia layanan provider dan teknologi komunikasi di Kota Jogja. Mereka bahkan menurunkan kabel fiber optik secara mandiri," ujar Trihastono, Kamis (5/12/2024).
Pejabat yang akrab disapa Kelik itu mengungkapkan, metode ducting sudah diterapkan pada tujuh ruas jalan dengan panjang 7,7 kilometer.
Meliputi Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Perwakilan, Jalan Kenari, Jalan Panembahan Senopati, Jalan lpda Tut Harsono, dan Jalan Pasar Kembang.
Kemudian untuk penataan kabel semrawut dengan metode simplikasi sudah diterapkan pada ruas Jalan Kusumanegara.
Lalu untuk metode penataan dengan IPT bersama atau penataan jaringan fiber optik dengan menggunakan tiang bersama sudah diterapkan di Jalan Mayor Suryotomo dan Jalan Magelang.
Misal dari semula tujuh tiang disederhanakan jadi satu tiang.
“Terakhir, yang menggunakan tray kabel sudah dilakukan di sepanjang Jalan Malioboro sisi barat dan timur. Metode ini dengan cara memasukkan kabel ke tempat khusus sehingga kabel tidak lagi terlihat,” beber Kelik.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jogja Aman Yuriadijaya menyampaikan, dalam upaya percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk penataan kabel semrawut pihaknya juga telah membentuk tim khusus bernama Sadewa.
Tim tersebut dibentuk dengan tujuan menjalin koordinasi agar tercipta sinergi dan transparansi dalam setiap pekerjaan.
Aman berharap, dengan kehadiran tim dan berbagai kegiatan yang sudah digelar pemkot seperti forum group discussion (FGD) serta sebagainya bisa melahirkan berbagai gagasan dan solusi.
Sehingga dapat mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Kota Jogja.
"Infrastruktur yang baik akan mendukung layanan digital yang lebih optimal, baik untuk masyarakat maupun dunia usaha," terang Aman. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin