Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkot Jogja Mulai Pasang Insenerator, Targetkan Akhir Desember 200 Ton Sampah Clear, Ini Penjelasan Pj Wali Kota Jogja

Agung Dwi Prakoso • Rabu, 20 November 2024 | 05:25 WIB

 

 

Penjabat Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto
Penjabat Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto

 

JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mulai pasang insenerator atau alat pembakaran sampah di lahan area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan. Pemasangana tersebut untuk menanggulangi sisa sampah yang belum bisa terolah di Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, and Recycle (TPS3R) milik Pemkot Jogja.

 Baca Juga: Satpol PP Kota Jogja Siapkan 2.530 Personel Linmas untuk Mengawal Pilkada 2024, Ini Tugas Mereka

Penjabat Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto mengatakan saat ini produksi sampah di Kota Jogja setiap harinya mencapai 200 ton. Pemkot Jogja mengandalkan pengolahan sampah di tiga TPS3R yakni Nitikan, Karangmiri, Kranon dan satu pengolahan di Piyungan."Terus sekarang kan kami ada kerja sama dengan swasta di mana ada sekitar 40 ton sampah. Akhirnya, kami berani menyampaikan saat ini Pemkot itu sudah bisa menyelesaikan kurang lebih  170 sampai 180 ton sampah," ujarnya saat ditemui di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (19/11).

 Dari kalkulasi kasar, artinya masih ada PR sekitar 20 ton sampah yang belum dikelola. 20 ton sampah tlitu yang tersebar di 13 depo sampah di Kota Jogja."Yang di depo itu sebenarnya adalah sisa dari belum clear-nya ya, belum clear-nya dari tempat-tempat pengelolaan sampah. Tapi insyaallah nanti di Desember ya, jujur memang kami sedang mengkondisikan untuk memasang insenerator," tuturnya.

Insenerator tersebut nantinya akan menampung sampah-sampah yang tidak bisa diselesaikan di TPS3R dengan sistem Refuse Derived Fuel (RDF). Adanya insinerator tersebut Ia optimis bahwa akhir Desember atau awal Januari, Pemkot Jogja sudah bisa mengolah 200 ton sampah seluruhnya."Rencananya (dipasang) di Piyungan, ini sudah jalan. Insyaallah 200 ton tidak ada masalah. Selesai, nanti tapi di akhir Desember ya atau paling lambat awal Januari," tegasnya.

 Selain itu, Sugeng juga diminta Gubernur DIJ untuk menindak panjuti kerjasama dengan Pemkab Bantul terkait penggunaan Intermediate Treatment Facility (ITF) Bawuran, Bantul. Hal itu agar permasalahan sampah di Kota Jogja bisa segera terselesaikan."Walaupun dulu kan saya dengan Pak Bupati Bantul sudah komunikasi, saya sudah sowan. Tapi follow up dari itu kan memang belum clear," jelasnya. (oso/din)

 

 

Editor : Din Miftahudin
#persoalan sampah #Pemkot Jogja #tpa #Sampah #Piyungan Bantul #insenerator