PURWOREJO - Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru 2024/2025) semakin dekat. PT KAI Daerah Operasional (Daop) 5 Purwokerto siapkan 151.614 tempat duduk untuk periode 19 Desember 2024 sampai 5 Januari 2025 mendatang.
Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Feni Novida Saragih menyampaikan, tiket kereta api (KA) Nataru tersebut sudah dapat dipesan H-45 keberangkatan. Yakni, sudah bisa mulai dipesan sejak 4 November lalu. "Hingga Senin (11/11), sudah terjual 4.697 tempat duduk atau 3 persen dari total seat yang tersedia," sebutnya, Rabu (13/11).
Berdasarkan data yang telah dihimpun, KA Serayu relasi Purwokerto-Pasarsenen PP menjadi KA keberangkatan awal dari Daop 5 Purwokerto dengan pemesanan tertinggi. Yaitu, rata-rata okupansi mencapai 60 persen.
Sedangkan, KA Singasari relasi Blitar-Pasar Senen PP menjadi KA melintas Daop 5 Purwokerto dengan pemesanan tertinggi di Daop 5 Purwokerto. Okupansi rata-ratanya sudah di atas 90 persen. “Data tersebut untuk keberangkatan KA periode 19-26 Desember 2024," terang dia.
Dikatakan, tiket KA Nataru yang sudah dijual saat ini merupakan perjalanan KA reguler. Setiap harinya, KAI Daop 5 menyediakan 15 KA keberangkatan awal dari Daop 5 Purwokerto. Termasuk Stasiun Kutoarjo, Purworejo.
Feni menyebut, biasanya momen 3-4 hari menjelang akhir tahun merupakan hari favorit. Untuk itu, dia mengimbau kepada masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan liburan akhir tahun. "Segera melakukan pemesanan tiket KA agar memiliki lebih banyak alternatif perjalanan KA," pesannya.
Adapun, pemesanan tiket KA periode Nataru sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs web kai.id, dan seluruh kanal pemesanan tiket KA resmi lainnya. Jika terjadi kepadatan pemesanan, calon penumpang akan diarahkan ke sistem antrean. “Pemesan akan diberikan perkiraan waktu tunggu," imbuhnya.
Menurutnya, pemesanan tiket sangat dinamis. Sebab, penjualan tiket tetap dilakukan hingga jelang keberangkatan KA. Masyarakat harus mengecek secara berkala terkait ketersediaan tiket sesuai perjalanan KA yang diinginkan melalui aplikasi. (han/din)
Editor : Din Miftahudin