Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pasutri Purwati-Agustinus Heriyanto Sukses Kembangkan Usaha Kebaya Bekas di Pasar Beringharjo, Banyk Diburu Artis-Artis Ibu Kota

Adib Lazwar Irkhami • Selasa, 12 November 2024 | 02:46 WIB

 

Pasangan Purwati dan Agustinus Heriyanto di depan toko kebaya bekasnya di lantai tiga Pasar Beringharjo, Jogja.
Pasangan Purwati dan Agustinus Heriyanto di depan toko kebaya bekasnya di lantai tiga Pasar Beringharjo, Jogja.

 

Bisnis pakaian tradisional bekas ternyata masih cukup menjanjikan. Bahkan peminatnya tidak hanya masyarakat biasa. Namun juga banyak dari kalangan artis atau selebriti ibu kota. Itulah yang digeluti pasangan suami istri (pasutri) Purwati dan Agustinus Heriyanto.

 

IWAN NURWANTO, Jogja

 Baca Juga: Ramai Disebut Lakukan Kecurangan, Pengawas Sebut Tak Ada Masalah di SPBU Jalan Kaliurang, Tuduhan Diduga dari Oknum Tidak Bertanggung Jawab

Keduanya merupakan pemilik usaha Kebaya Bu Pur di lantai tiga Pasar Beringharjo, Jogja. Usaha itu bergerak dalam bidang jual beli kebaya bekas.

Meskipun yang dijual merupakan barang bekas dan tradisional, nyatanya peminat kebaya cenderung generasi muda. Mayoritas merupakan kalangan mahasiswa dan pelajar. Selebgram dan konten kreator pun kerap wira-wiri di toko kebaya bekas ini.

Selain masyarakat biasa, kebaya bekas yang dijual Bu Pur juga diburu artis ibu kota. Misalnya Raline Shah dan Freyanashifa Jayawardana  atau yang lebih dikenal sebagai Freya, personel girlband JKT48.

Purwati menceritakan, mulai membuka usaha kebaya bekas sejak tahun 2010. Mulanya dia hanya menjual kebaya milik neneknya. Seiring waktu, usahanya pun mulai menerima pembelian kebaya bekas dari pedagang atau pembeli Pasar Beringharjo."Kadang juga cari-cari kebaya di pasar lain atau menjual koleksi milk nenek saya sendiri," ujar Pur, sapaannya, kepada Radar Jogja belum lama ini.

Ia menerangkan dalam kurun waktu dua tahun terakhir usaha kebaya bekas mulai banyak dilirik. Penyebabnya, karena mulai banyak pembeli yang mengenalkan usahanya melalui platform sosial media.

Ya, Kebaya Bu Pur memang kerap berseliweran di sosial media. Banyak konten kreator yang mengenalkan tentang usaha kebaya bekas milik Purwati ini. Baik profil penjualnya maupun lokasi tempat Kebaya Bu Pur berada.

Baca Juga: Kasus Pemukulan di Demangan Berakhir Damai, Korban Telah Memaafkan Pelaku dan Tidak Melanjutkan Proses Hukum

Diakui Pur, berkat sosial media usaha kebaya bekas miliknya menjadi terkenal. Itu berdampak pada semakin banyaknya pembeli yang silih berganti datang ke tokonya."Selama dua tahun terakhir ini usaha kebaya bekas saya viral. Memang cukup berdampak pada semakin banyaknya pembeli,” terangnya dengan wajah semringah.

Pur mengungkap, banyak dari pembeli memilih kebaya bekas karena harga belinya jauh lebih murah dibandingkan baru. Adapun untuk satu stel kebaya bekas di Kebaya Bu Pur hanya dibanderol puluhan hingga ratusan ribu rupiah.

Menurut Pur, tinggi rendahnya harga kebaya bekas tergantung dari tingkat kualitas bahan dan desainnya. Selain itu juga tergantung dari ukuran dan tingkat kelangkaan kebaya itu sendiri.

Disebutnya, banyak peminat kebaya bekas berasal dari kalangan anak-anak muda. Mayoritas mengenakan kebaya untuk kebutuhan seragam sekolah atau acara kebudayaan. Namun ada juga digunakan untuk  sesi foto dan keperluan kostum film."Banyak yang mencari kebaya bekas karena harganya jauh lebih murah dibandingkan jika membeli yang baru,” tandas Pur. (laz)

 

Editor : Din Miftahudin
#bekas #pasar beringharjo yogyakarta #peminat #Kebaya 2024 #Penjual