JOGJA - Sebanyak 500 atlet dari 126 klub di seluruh Indonesia ambil bagian dalam ajang Sport Climbing Open Youth Menpora Cup 2024 di Arena Papan Panjat Tebing Kompleks Stadion Mandala Krida. Lomba sudah digelar sejak Sabtu (2/11) dan berlangsung hingga Kamis (7/11).Baca Juga: Bungkam Persis Solo di Stadion Manahan, PSS Sleman Tinggalkan Zona Degradasi, Kiper Alan Jose bak Tembok Besar
Dalam kejuaraan ini, para atlet terbagi dalam beberapa kelompok usia yakni Youth A, Youth B, Youth C dan Youth D. Mereka akan berlomba dalam tiga nomor yang berbeda seperti speed world record kids putra dan putri, boulder putra dan putri, dan lead putra dan putri.
Event Director Sport Climbing Open Youth Menpora Cup 2024 Teguh Supriyadi menjelaskan, semangat dari kejuaraan ini terinspirasi prestasi para juara Asian Games 2018 seperti Puji Lestari dan Fitriani. Kini mereka sudah menjadi seorang pelatih.
Selain itu, lanjut Teguh, tujuan utama dari kejuaraan usia muda agar para atlet muda itu bisa bertanding dengan gembira. Sehingga mereka bisa semakin mencintai olahraga panjat tebing."Karena ini adalah kompetisi kelompok umur, para peserta harus bertanding dengan senang, baru kemudian mengejar prestasi," ujarnya saat pembukaan Minggu (3/11).
Wakil Gubernur DIY Paku Alam X mengatakan, Sport Climbing Open Youth Menpora Cup 2024 ini bukan hanya sebuah kompetisi. Tetapi kejuaraan ini merupakan bagian dari perjalanan besar dalam dunia olahraga panjat tebing Indonesia."Prestasi gemilang yang ditorehkan atlet panjat tebing kita di Olimpiade Paris 2024 dengan meraih medali emas adalah bukti nyata betapa besarnya potensi dan kemampuan anak-anak bangsa di kancah internasional," katanya.
Dalam kesempatan ini, Paku Alam X juga berharap dalam kejuaraan Sport Climbing Open Youth Menpora Cup 2024 ini dapat melahirkan atlet-atlet juara yang termotivasi oleh keberhasilan tim nasional yang berhasil meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024.
Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menambahkan, keberhasilan Veddriq Leonardo yang meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024 telah memacu peningkatan minat masyarakat terhadap olahraga panjat tebing. Maka dari itu saat ini FPTI telah berkomitmen untuk memanfaatkan momentum itu agar panjat tebing semakin berkembang di Indonesia.
"Bagi kami (FPTI) hal itu juga merupakan suatu berkah yang harus kami maksimalkan agar ke depan olahraga ini akan terus semakin maju," tutur putri almarhum Gus Dur ini. (ayu/laz)
Editor : Din Miftahudin