Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Peringati HUT ke-12, RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito Bertekad Menjadi Rumah Sakit Rujukan Utama di DIY dan Jawa Tengah

Delima Purnamasari • Rabu, 23 Oktober 2024 | 01:40 WIB

 

 

 

 

KHDMAT: Upacara peringatan HUT ke-12, RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito menandai komitmen untuk meningakatkan kualitas pelayanan.
KHDMAT: Upacara peringatan HUT ke-12, RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito menandai komitmen untuk meningakatkan kualitas pelayanan.

SLEMAN - Upacara peringatan HUT ke-12 RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito digelar Selasa (22/10). Momentu ini sekaligus menandai harapan rumah sakit ini semakin bersaing dan menjadi rujukan khususnya di DIY dan Jawa Tengah.

Kepala Dinas Kesehatan TNI Angkatan Udara (Kadiskesau) Marsma TNI dr. Swasono Rahayu menerangkan, tantangan di dunia kesehatan semakin besar. Hal ini lantaran pesatnya perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan. Kalau tidak bisa mengikuti arus jelas akan tertinggal. “Apalagi dengan rumah sakit negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia yang jadi lokasi wisata kesehatan," katanya.

Untuk itu, RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito harus meningkatkan performanya. Salah satunya dengan mendatangkan sarana dan prasarana canggih. Selain itu, peningkatan sumber daya manusianya. Jadi standar pelayanan seperti di Eropa.”Kami sudah berjuang. Semoga pelayanan kami bisa semakin bagus," ucapnya.

Hal tersebut adalah semangat yang dibawa dalam tema peringatan HUT ke-12 ini, yakni Bertransformasi dan Berinovasi untuk Melayani yang Terbaik. Target kami menjadi rumah sakit rujukan di DIY dan Jawa Tengah. “Baik untuk TNI, Polri, dan masyarakat luas," ucapnya.

Usia ke-12 ini menunjukkan dedikasi, komitmen, dan semangat dari seluruh elemen RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito. Rumah sakit ini tidak sekadar fasilitas kesehatan. Namun, simbol komitmen TNI Angkatan Udara dalam memberikan pelayanan medis. "Keberhasilan ini bukanlah alasan untuk berpuas diri. Ini justru jadi pijakan untuk terus bergerak maju," katanya.

Dalam upacara peringatan ini, turut dipentaskan Tari Beksan Wanara yang diikuti oleh semua peserta. Ini adalah bentuk penghormatan dari petugas kesehatan terhadap budaya. "Jogjakarta adalah tempat kami berpijak. Filosofi yang tertanam pada seluruh tentara adalah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat," tandasnya. (del/din)

Editor : Din Miftahudin
#jateng #TNI AU #pelayanan #RSPAU #DIY #RSPAU dr Suhardi Hardjolukito #rumah sakit