BANTUL - PSS Sleman berhasil melumat Barito Putera pada pekan kedelapan kompetisi BRI Liga 1 musim 2024/2025 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Minggu (20/10) sore. Dari kemenangan ini tim yang berjuluk Super Elang Jawa beranjak dari dasar klasemen dan naik ke posisi 16 klasemen sementara dengan torehan lima poin.
Baca Juga: Ketika PSIM Jogja dan PSS Sleman Meraih Kemenangan, Masyarakat DIY Full Senyum
Kemenangan ini juga merupakan kemenangan perdana PSS Sleman saat main di tandang. Selain itu kemenangan ini juga menjadi debut yang manis Mazola Junior usai ditunjuk oleh manajemen tim Laskar Sembada untuk menggantikan Wagner Lopes dari kursi kepelatihan tim.
Caretaker PSS Sleman Ansyari Lubis mengaku sangat mengapresiasi kepada seluruh pemain yang bermain begitu maksimal dan punya determinasi di laga melawan Laskar Antasari kali ini. Baginya, Cleberson dan kawan-kawan bisa menjalankan instruksi dari pelatih di laga ini."Kemenangan yang berhasil diraih timnya kali ini tentu membuat tim bisa lebih percaya diri lagi ke depan," tegasnya usai pertandingan.
Baca Juga: Pernah Menang atas Arema Malang, Pelatih Barito Putera Tak Anggap Sepele PSS Sleman
Menurut Ansyari kemenangan ini tentu tak lepas dari peran dan kehadiran pelatih baru yakni Mazola Junior yang bisa meningkatkan kepercayaan diri tim. "Dengan materi pemain yang ada harusnya kami bisa tidak di dasar klasemen. Semoga ini juga bukan awal dari kemenangan, harapannya bisa berlanjut dijadikan momentum di klasemen nantinya," lontarnya.
Striker PSS Sleman Hokky Caraka mengaku sangat bersyukur Laskar Sembada bisa mendapatkan kemenangan lagi setelah terpuruk di laga-laga sebelumnya. Baginya kemenangan ini bisa jadi batu lompatan ke depan tim Super Elang supaya bisa melewati klasemen yang jelek di tujuh pertandingan terakhir."Saya berharap bisa melewatinya dengan baik," ujarnya.
Baca Juga: Mazola Pede Menang saat Debut, PSS Sleman Sudah Pelajari Barito Putera
Pelatih kepala Barito Putera Rahmad Darmawan mengaku tetap bersyukur walaupun timnya belum bisa meraih hasil yang maksimal di laga melawan PSS Sleman kali ini. Sebab para pemainnya tidak ada yang cedera di laga ini. "Selamat buat Sleman tiga poinnya," tuturnya.
Secara kesuluruhan menurut Rahmad Darmawan, timnya bermain di bawah performa saat proses latihan yang dilakukan di dua minggu terakhir. Ada uji coba dan internal game yang mereka lakukan di luar perkiraan."Saya akan bertanggung jawab dengan hasil ini. Kami akan evaluasi, dalam uji coba itu meningkat sebetulnya tapi faktanya kita bermain kurang maksimal. Saya belum tahu apa penyebabnya (kurang maksimal) ini salah saya," tuturnya.
Pemain Barito Putera Aditiya Daffa mengungkapkan selamat untuk PSS Sleman yang berhasil menang di laga kali ini."Kami hari ini belum maksimal. Untuk pertandingan selanjutnya kami akan lebih kerja keras lagi," tandasnya.
Laga ini sebenarnya berjalan sangat menarik. Kedua tim bermain dengan jual beli serangan. Pada babak pertama, PSS Sleman langsung mengambil inisiatif menyerang begitu pertandingan dimulai. Mereka pun sukses mendapatkan gol cepat pada menit kedelapan malalui Hokky Caraka yang menyambar umpan silang Gustavo Tocantins dengan sepakan kerasnya.
Lima menit kemudian, Super Elang Jawa menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat gol Cleberson. Sebuah bola liar yang dihasilkan dari tendangan bebas yang membentur pagar betis, langsung dihajarnya dengan sangat apik untuk menjebol gawang Satria Tama.
Tertinggal dua gol, Barito Putera lebih banyak menguasai bola, tetapi mereka kesulitan untuk menciptakan peluang. Baru pada menit ke-25, peluang berbahaya didapat Eksel Runtukahu, tetapi sepakannya masih menyamping tipis di sisi gawang lawan.
Setelah itu pertandingan berjalan cukup leras hingga wasit mengeluarkan lima kartu kuning di babak pertama. Tiga di antaranya didapat pemain PSS Sleman karena mereka berusaha keras untuk menjegal pemain tuan rumah untuk menciptakan peluang.
Pada menit ke-39, Barito Putera nyaris kebobolan lagi setelah Yuswanto Aditya melakukan kesalahan kontrol bola. Danilo Alves pun langsung mencurinya dan melepaskan tendangan mendatar, tetapi malah membentur tiang gawang. Skor 2-0 untuk keunggulan Laskar Sembada pun belum berubah hingga turun minum.
Pada babak kedua Laskar Antasari masih terus mendominasi permainan. Akan tetapi, rapatnya pertahanan tim PSS Sleman membuat mereka kesulitan mendapatkan peluang matang.
Baca Juga: Baru Datang ke Sleman, Pelatih PSS Sleman Mazola Junior Langsung Diberi Target. Apa Targetnya?
Terus menekan, pada menit ke-57, Barito Putera akhirnya mendapatkan gol lewat Lucas Morelatto setelah terjadi kemelut di gawang PSS Sleman. Namun sayang, gol tersebut dianulir wasit setelah melihat tayangan VAR karena Morelatto berada dalam posisi offside sebelum menceploskan bola ke dalam gawang.
Saking asiknya menyerang Barito Putera malah kebobolan lagi pada menit ke-60. Kali ini, Hokky Caraka berhasil memanfaatkan kesalahan umpan di lini pertahanan lawan sebelum kemudian memberikan umpan tarik pada Gustavo Tocantins, yang dengan mudah menjebol gawang lawan untuk membuat PSS menjauh dengan keunggulan 3-0.
Pada menit 75, Barito Putera hampir memecah kebuntuan lewat tendangan jarak jauh Morelatto yang sudah membuat Alan Jose tertegun, tetapi bola melenceng tipis ke sisi kiri gawang. Tim asuhan Rahmad Darmawan itu benar-benar mengurung pertahanan tim tamu.
Pada menit 90+3, Barito Putera akhirnya mendapat gol hiburan lewat tandukan Alhaji Gero yang menyambut umpan manis Murilo Mendes. Namun, lagi-lagi gol itu dianulir karena Murilo offside sebelum mengirim crossing. Skor 3-0 untuk kemenangan PSS pun bertahan hingga laga usai. (ayu).
Editor : Din Miftahudin