Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Insan Pers Punya Peran Strategis di Pilkada 2024, Pjs Bupati Kebumen Minta Awal Media Ikut Mengawal Seluruh Tahapan

Muhammad Hafied • Kamis, 17 Oktober 2024 | 03:23 WIB

BERI WEJANGAN : Pjs Bupati Kebumen Boedyo Dharmawan didampingi Kepala Diskominfo Kebumen mengajak awak media ikut terlibat aktif dalam tahapan Pilkada 2024
BERI WEJANGAN : Pjs Bupati Kebumen Boedyo Dharmawan didampingi Kepala Diskominfo Kebumen mengajak awak media ikut terlibat aktif dalam tahapan Pilkada 2024
(Dokumentasi Prokopim Kebumen)

 

 

KEBUMEN - Pjs Bupati Kebumen Boedyo Dharmawan meminta awak media ikut mengawal seluruh proses dan tahapan Pilkada 2024. Menurutnya, awak media memiliki peran cukup strategis dalam hajat kontestasi politik pada 27 November mendatang.

Dia meminta, wartawan di Kebumen terlibat aktif menyebarkan informasi yang menyejukan, ditengah situasi politik yang cenderung memanas. Media juga dianggap memiliki kemampuan untuk meningkatakan partisipatif masyarakat dalam konteks Pilkada 2024. "Saya yakin di tangan media segala data dan informasi dapat tersampaikan dengan baik," kata Boedyo, Rabu (16/10).

Boedyo mengingatkan, pers merupakan pilar penegak demokrasi. Diluar unsur eksekutif, legislatif dan yudikatif. Oleh karenanya, insan pers perlu mengambil peran pada momentum pilkada ini. Media, kata dia, juga harus menjadi peneduh informasi yang berkembang. Bukan sebaliknya yang justru berpotensi menperkeruh suasana demokrasi. "Harapannya suasana sejuk. Pesta demokrasi ini bukan sesuatu yang mencekam. Harus riang gembira," ujarnya.

Dia pun cukup perihatin melihat arus informasi belakangan ini cenderung bersifat provokatif. Menurut Boedyo muatan berita hoaks demi kepentingan politik tertentu juga perlu menjadi perhatian bersama. Dia juga berpesan kepada insan pers untuk menjadi benteng penangkal informasi yang bersifat bohong, hasut dan propaganda. "Tidak dipungkiri sekarang sudah banyak hoaks. Berat juga bagi pemerintah kalau berjalan sendiri. Yang jadi korban masyarakat," tandasnya.

Dia tak ingin tatanan masyarakat terpecah belah hanya karena informasi yang belum diketahui kebenarannya. Kendati begitu, dia mengakui tantangan berat sekarang salah satunya menyajikan informasi akurat. "Kami melihat ada potongan media yang digunakan kalangan tertentu untuk menggiring opini. Harapan kami rekan wartawan dapat mendukung kami memberikan informasi valid," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kebumen Sukamto mengajak masyarakat cerdas dalam memilah dan memilih informasi. Terlebih pada hajat pilkada ini banyak informasi yang perlu diverifikasi ulang. Dia percaya insan media mampu menjadi penjernih informasi khususnya selama tahapan Pilkada 2024. "Bagi masyarakat, silahkan saring sebelum share (berbagi) informasi. Ini penting untuk menciptakan suasana teduh," jelasnya. (fid/din)

 

Editor : Din Miftahudin
#bupati #media #kawal pilkada serentak #insan pers #kawal pemilu #Pilkada Kebumen 2024